Kasus Jiwasraya

Erick Thohir Sebut Dana Nasabah Jiwasraya Akan Dibayar Bertahap

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut akan mengembalikan dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) setelah terbentuknya holding perusahaan

Erick Thohir Sebut Dana Nasabah Jiwasraya Akan Dibayar Bertahap
Youtube KompasTV
Erick Thohir. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyebut akan mengembalikan dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) setelah terbentuknya holding perusahaan asuransi pelat merah.

"Itu kan sudah dengan dana terkumpul, akan dikembalikan bertahap," kata Erick Thohir di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Menurut Erick Thohir, pembentukan holding asuransi butuh proses dan baru akan dimulai pada pertengahan Februari 2020.

Baca: Tersangka Korupsi Jiwasraya Benny Tjokrosaputro Termasuk Orang Terkaya di Indonesia, Segini Hartanya

Di mana, holding ini nantinya dapat menyehatkan Jiwasraya.

"Dari holding itu sudah ada cash flow Rp 1,5 triliun sampai Rp 2 triliun. Kalau ditarik empat tahun ke depan, itu kan bisa sampai Rp 8 triliun," tutur Erick.

Selain pembentukan holding asuransi, kata Erick, Kementerian BUMN dalam menyelesaikan persoalan Jiwasraya, akan mencarikan mitra strategis untuk anak usahanya Jiwasraya Putera yang mampu menghasilkan dana sekitar Rp 1 triliun sampai Rp 3 triliun.

Baca: Irit Bicara Usai Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Jiwasraya, Dirut Sinarmas: Saya Hanya Mendampingi

"Lalu juga ada aset saham yang hari ini sudah ada dideteksi, itu juga valuasinya sampai Rp 2 triliun sampao Rp 3 triliun," kata Erick Thohir.

5 tersangka kasus Jiwasraya ditahan

 Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung RI, Adi Toegarisman membenarkan penetapan 5 tersangka dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya.

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved