Breaking News:

Istana Berharap Omnibus Law Bisa Dirampungkan DPR dalam 100 Hari

Sekretaris Kabinet Pramono Anung berharap Omnibus Law bisa diselesaikan DPR dalam 100 hari kerja.

Editor: Sanusi
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Sekretaris Kabinet yang juga politikus PDIP Pramono Anung 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Kabinet Pramono Anung berharap Omnibus Law bisa diselesaikan DPR dalam 100 hari kerja.

Terlebih dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dengan DPR dan para pimpinan partai koalisi pada Selasa (14/1/2020) kemarin di Istana Kepresidenan Jakarta, ada semangat yang sama untuk menyelesaikan Omnibus Law.

"Partai-partai sudah memberikan dukungan. Kami juga mempunyai jadwal, mudah-mudahan dalam 100 hari ke depan setelah surat itu diterima di DPR, bisa diselesaikan," ucap Pramono di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Baca: Bertemu PM Singapura, Mendagri Jelaskan Omnibus Law untuk Permudah Investasi

Baca: Soal Draf RUU Omnibus Law, Jokowi Minta Naskah Selesai Minggu Ini dan Libatkan Rakyat

Pramono menjelaskan jika dilakukan secara pararel, dia meyakini UU sekompleks Omnibus Law bisa dikerjakan tepat waktu.

"Omnibus Law kan ada dua, cipta lapangan kerja dan perpajakan. ‎Mungkin yang perpajakan lebih simpel karena perpajakan memberikan kemudahan terhadap hal-hal perpajakan," tuturnya.

Sementara yang berkaitan dengan cipta lapangan kerja perlu pembahasan mendalam.

Jika ada semangat yang sama, Pramono meyakini dua Omnibus Law ‎bisa diselesaikan sesuai target.

"Kalau ada semangat bersama ini lebih cepat. ‎‎Omnibus Law ini kan untuk fleksibilitas kita
menghadapi perubahan dunia sehingga bisa lebih cepat dalam proses penyelesaian hal-hal yang berkaitan dengan investasi, dunia usaha, perizinan, dan seterusnya," tambah Pramono.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved