Pemindahan Ibu Kota Negara

KLHK Bakal Stop Tambang Ilegal di Sekitar Ibu Kota Baru

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengamini masih banyak penambangan ilegal di sekitar wilayah ibu kota baru.

KLHK Bakal Stop Tambang Ilegal di Sekitar Ibu Kota Baru
Gita Irawan/Tribunnews.com
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya usai rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD di kantor Kemenkopolhukam Jalan Merdeka Barat Jakarta Pusat pada Jumat (29/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengamini masih banyak penambangan ilegal di sekitar wilayah ibu kota baru.

Kedepan, Siti Nurbaya memastikan pemerintah akan menindak aktivitas tambang ilegal yang bisa merusak lingkungan demi menjaga kelestarian wilayah ibu kota baru.

"Kalau ilegal tidak boleh diterusin, apalagi di wilayah ibu kota negara," kata Siti Nurbaya usai rapat terbatas pemindahan ibu kota di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Siti menjelaskan aktivitas penambangan ilegal banyak terjadi di wilayah Kutai Kartanegara-Penajam Passer Utara lokasi pembangunan ibu kota baru RI.

Baca: Jokowi Ingin Transportasi Umum di Ibu Kota Baru Tanpa Pengemudi

Sedikitnya ada 6 tambang ilegal yang aktifitasnya marak di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan yang berbatasan dengan wilayah ibu kota baru.

Siti Nurbaya menuturkan aktivitas penambangan ilegal selama ini memang kerap dilakukan warga setempat.

Untuk itu, dia memastikan pemerintah akan mencari solusi agar warga setempat tetap memiliki mata pencaharian meski aktivitas penambangan ilegal berhenti.

Baca: Peristiwa Menarik Kunker Jokowi Sepanjang 2019: Dipatil Udang, Dicakar Warga, hingga Mobil Mogok

Sampai saat ini, diungkap Siti Nurbaya setidaknya ada 1.350 lubang bekas tambang yang ada di wilayah ibu kota baru dan sekitarnya.

Para perusahaan yang melakukan penambangan, Siti menegaskan mereka memiliki kewajiban untuk menutup kembali lubang bekas tambang tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved