KPK Jamin Wahyu Setiawan Hadiri Sidang DKPP

"Wahyu setiawan kita izin untuk hadir sidang DKPP sesuai permintaan DKPP," kata Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Rabu (15/1/2020).

KPK Jamin Wahyu Setiawan Hadiri Sidang DKPP
Tribunnews/Jeprima
Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengenakan rompi tahanan warna oranye usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2020) dini hari. Wahyu Setiawan ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait dengan penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI terpilih 2019-2024 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan upaya membantu Harun Masiku sebagai PAW anggota DPR RI yang meninggal dunia, Nazarudin Kiemas, dengan uang operasional sebesar Rp 900 juta. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjamin Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan diadili Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Wahyu setiawan kita izin untuk hadir sidang DKPP sesuai permintaan DKPP," kata Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Rabu (15/1/2020).

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyatakan bakal mendukung sikap Firli. Menurutnya, sidang etik Wahyu Setiawan diperlukan untuk menentukan status Wahyu.

"Yang meminta DKPP dan kami akan mendukung proses sidang tersebut, sepanjang waktunya disesuaikan dengan jadwal pemeriksaan kami yang juga sedang berjalan," kata Ghufron.

Sementara Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan belum bisa memberi informasi ihwal lokasi sidang akan digelar. Katanya, KPK saat ini tengah berkoordinasi dengan DKPP.

"Saat ini sedang dikoordinasikan. Prinsipnya pimpinan sudah setuju untuk difasilitasi," kata Ali.

DKPP akan memeriksa Komisioner KPU Wahyu Setiawan di sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu untuk perkara nomor 01-PKE-DKPP/I/2020.

Rencananya, sidang beragenda mendengarkan keterangan Pengadu dan Teradu, juga pihak Terkait akan digelar pada Rabu (15/1/2020) pukul 14.00 WIB.

Untuk diketahui, perkara yang merupakan perkara pertama yang disidangkan DKPP pada tahun 2020 itu diadukan oleh Ketua dan Anggota Bawaslu, yaitu Abhan, Ratna Dewi Pettalolo, Fritz Edward Siregar, Rahmat Bagja dan Mochammad Afifuddin.

Wahyu diadukan karena diduga meminta atau menerima hadiah untuk meloloskan Calon Legislatif (Caleg) Pergantian Antar Waktu (PAW) dari PDI Perjuangan.

Pengaduan yang dilakukan oleh para Pengadu ini diterima oleh DKPP setelah Wahyu ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK pada Rabu, 8 Januari 2020.

Dalam pokok aduannya, para Pengadu menyebut Wahyu telah melanggar sumpah jabatan dan prinsip mandiri serta tidak bersikap profesional berkaitan dengan tindakannya tersebut.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved