Hakim PN Medan Dibunuh

Datang ke Rekonstruksi Pembunuhan Ayahnya, Putra Hakim Jamaluddin: Tidak Manusiawi

Putra Hakim Jamaluddin mendatangi lokasi rekonstruksi dibuangnya jenazah ayahnya. Menurutnya pembuhunan berencana terhadap ayahnya tidak manusiawi.

Datang ke Rekonstruksi Pembunuhan Ayahnya, Putra Hakim Jamaluddin: Tidak Manusiawi
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Sudah bunuh ayahnya, Anak Hakim PN Medan Jamaluddin berharap bundanya, Zuraida Hanum dihukum seumur hidup dibanding hukuman mati, ternyata karena ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Polda Sumatera Utara melakukan rekonstruksi ke-2 dalam kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, Kamis (16/1/2020).

Sebelumnya, Polda Sumatera Utara telah menetapkan tiga tersangka kasus pembunuhan Hakim Jamaluddin, Rabu (8/1/2020).

Ketiganya adalah istri Hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum dan dua pembunuh bayaran.

Putra dari Hakim Jamaluddin, Rajif Fandi Jamal ikut hadir dalam proses rekonstruksi pembuangan jenazah ayahnya di Desa Sukadame, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kedatangannya untuk melihat langsung lokasi dan proses rekonstruksi ketika pelaku membuang jenazah ayahnya.

Menurutnya pembunuhan yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri merupakan perbuatan yang tidak manusiawi.

"Gak manusiawi perlakuannya itu," ujarnya dilansir melalui YouTube Kompas TV, Jumat (17/1/2020).

Ketika ditanya hukuman yang pantas untuk pelaku pembunuh ayahnya, ia menjawab jika pelaku layak mendapatkan hukuman seberat beratnya.

"Dihukum seberat-beratnya. Minimal seumur hidup, maksimal sesuai hukum islam hukuman mati," ungkapnya.

Ia menambahkan jika tidak mengenal kedua pelaku yang melakukan eksekusi pembunuhan terhadap ayahnya.

Halaman
123
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved