Ini Pesan Jokowi soal Gelaran PON ke 20 di Papua

Jokowi memimpin langsung rapat terbatas (ratas) mengenai lanjutan pembahasan penyelenggaraan PON ke-20 di Papua,

Ini Pesan Jokowi soal Gelaran PON ke 20 di Papua
Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin dalam rapat terbatas soal RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Perpajakan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 ‎tahun 2020 di Papua mulai 20 Oktober hingga 2 November 2020 menjadi perhatian khusus Presiden Jokowi.

Jokowi memimpin langsung rapat terbatas (ratas) mengenai lanjutan pembahasan penyelenggaraan PON ke-20 di Papua, di kantor presiden, Jakarta, Jumat ‎(17/1/2020).

"Penyelenggaraan PON ke-20 sudah sangat ‎dekat sekali, waktu tinggal 276 hari lagi. Oleh sebab itu, ratas ini melanjutkan dari ratas yang lalu," tutur Jokowi.

Baca: Jokowi: 10 Lapangan untuk Piala Dunia U-20 Harus Berkelas Dunia

Baca: Gubernur DKI Anies Baswedan Kerap Jadi Sorotan, M Qodari Singgung Pemilu 2024: Calon Kuat Presiden

Baca: Fahira Idris Protes saat Anies Baswedan Disebut Tak Siap Atasi Banjir, Bandingkan Era Jokowi & Ahok

Mengawali rat‎as, Jokowi menyampaikan semangat penyelenggaraan PON di Papua bukan hanya ajang kompetisi olahraga semata.

Yang terpenting, ajang ini menjadi momen bersama untuk memperkuat jalinan persaudaraan dan solidaritas antardaerah.

"Sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa tanah Papua banyak lahir talenta hebat di bidang olahraga," ungkap Jokowi.

Secara khusus mengenai progres penyiapan infrastruktur di lapangan, ‎Jokowi berpesan infrastruktur pendukung agar dipikirkan tidak hanya untuk PON tapi juga pasca PON untuk kegiatan lain.

"Jangan sampai sarana prasarana olahraga yang dibangun dengan biaya tidak sedikit justru tidak dimanfaatkan lagi karena tidak terawat. Saya tegaskan Pemprov Papua agar buat rencana pemanfaatan sarpras olahraga terutama untuk pembinaan bibit unggul anak Papua di bidang olahraga," tegas Jokowi.

Di sela ratas, Jokowi mengaku sudah menerima laporan dari KONI yang memutuskan ada pengurangan cabang olahraga yang dipertandingkan ‎dari 40 menjadi 37 cabang olahraga dengan 678 nomor pertandingan.

Lokasi pertandingan juga disebar ke empat daerah di Papua yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. Kurang lebih ada 9411 atlet dan official yang akan datang ke Papua.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved