Kakorlantas Gelar Aksi Peduli Lingkungan Tanam 3.000 Pohon di Ciawi Bogor

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono bersama Ketua Umum Bhayangkari Cabang BS Korlantas, Sintha Istiono melakukan aksi peduli lingkungan dan alam.

Kakorlantas Gelar Aksi Peduli Lingkungan Tanam 3.000 Pohon di Ciawi Bogor
Istimewa
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono melakukan aksi peduli lingkungan dan alam dengan menanam pohon di Ciawi, Bogor, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono bersama Ketua Umum Bhayangkari Cabang BS Korlantas, Sintha Istiono melakukan aksi peduli lingkungan dan alam.

Bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Kementerian PPN, serta PT Jasa Raharja, Kakorlantas melakukan penanaman 3.000 pohon di wilayah Ciawi, Bogor, Jumat (17/1/2020).

Aksi peduli lingkungan dan alam tersebut pun diikuti secara serentak induk-induk Patroli Jalan Raya Korlantas Polri.

Baca: Resmi Terapkan Tilang Elektronik, Kakorlantas Ingin Surabaya Jadi Contoh Kota Tertib Lalu Lintas

"Kita hari ini menindaklanjuti program peduli lingkungan dari Polri dan kita langsung menindaklanjuti bersama teman-teman dari PUPR, Perhubungan, Jasa Marga, Jasa Raharja, BPJT, dan Kesehatan, termasuk teman-teman penanggung jawab area jalan tol ini," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono.

Ketua Umum Bhayangkari Cabang BS Korlantas, Sintha Istiono
Ketua Umum Bhayangkari Cabang BS Korlantas, Sintha Istiono, melakukan aksi peduli lingkungan dan alam dengan menanam pohon keras di Ciawi, Bogor, Jumat (17/1/2020)

Kakorlantas menyebut aksi nyata tersebut sebagai respons cepat menyikapi bencana alam, longsor dan banjir yang terjadi pada awal tahun 2020.

Diketahui bencana yang terjadi pada awal tahun 2020 tersebut, menurut Kakorlantas menyisakan duka yang mendalam.

Baca: Menikmati Sejuknya Danau Situ Gede, Tempat Wisata di Bogor untuk Liburan Akhir Pekan

Kakorlantas mengatakan pohon yang ditanam bisa menguatkan struktur tanah.

"Dengan penanaman pohon ini akan kita kuatkan lagi pencegahan bencana longsor dan banjir," katanya.

3.000 pohon yang ditanam tersebut berjenis pohon keras, seperti mahoni, bolin, dan ebony.

"Jadi yang kuat-kuat, bisa menyerap air dan udara bisa tersaring sehingga lebih segar," ujarnya.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved