Respons Mahfud MD Sikapi Bantahan ‎dan Niat Dirut Asabri Tempuh Jalur Hukum

Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi santai bantahan Direktur Utama (Dirut) PT Asabri, Sonny Widjaja.

Respons Mahfud MD Sikapi Bantahan ‎dan Niat Dirut Asabri Tempuh Jalur Hukum
Tribunnews.com/Gita Irawan
Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD usai melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol (Purn) Suhardi Alius dan Direktur Jenderal Unit Penanggulangan Terorisme Jepang Shigenobu Fukumoto terkait deradikalisasi dan jaringan teroris internasional di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Jumat (10/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi santai bantahan Direktur Utama (Dirut) PT Asabri, Sonny Widjaja.

"Baguslah, ya baguslah," singkat Mahfud MD, Jumat (17/1‎/2020) di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Diketahui sebelumnya Mahfud MD menyebut ada dugaan korupsi senilai Rp 10 triliun di PT Asabri.
Diduga masalah muncul karena kesalahan dalam mengelola investasi.

Baca: Dipecat Dari Jabatan Dirut TVRI, Helmy Yahya Membela Diri Beri Jawaban 27 Halaman dan 1.200 Lampiran

Alhasil asuransi yang mengelola dana anggota TNI tersebut menjadi sorotan.

Menyikapi hal tersebut Dirut PT Asabri, Sonny Widjaja‎ angkat bicara.

Dalam sebuah unggahan video, Sonny Widjaja membantah tudingan adanya korupsi di tubuh lembaga yang dipimpinnya.

Sonny menyatakan akan menempuh jalur hukum jika tudingan terus berlanjut.

Baca: Usai Kunjungi Tito Karnavian, Mahfud MD Nyatakan Pilkada 2020 Siap Diselenggarakan

Sonny memastikan dana nasabah yang dikelola Asabri tidak hilang.

"Saya tegaskan, saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola Asabri aman, tidak hilang dan tidak dikorupsi," kata Sonny.

Dalam kesempatan tersebut, Sonny juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh.

Baca: Dirut Asabri Sonny Widjaja Bantah Lakukan Korupsi, Mahfud MD: Biarkan Hukum yang Berjalan

"Saya mengimbau agar kita dapat menjadi orang-orang yang tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi," ujar Sonny.

"Dengan berita-berita tentang Asabri yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," tambah Sonny.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved