Direksi dan Komisaris Garuda

Erick Thohir Bantah Bagi-bagi Jabatan Garuda Indonesia ke Yenny Wahid dan Triawan Munaf

Erick mengatakan, penunjukan Yenny dan Triawan murni menyelesaikan berbagai masalah yang tengah melanda perusahaan penerbangan berpelat merah itu.

Erick Thohir Bantah Bagi-bagi Jabatan Garuda Indonesia ke Yenny Wahid dan Triawan Munaf
KONTAN Muradi / Instagram @yennywahid @triawanmunaf
Menteri BUMN, Erick Thohir, mengungkapkan harapannya pada jajaran direksi dan komisaris Garuda Indonesia yang baru. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, tidak ada indikasi bagi-bagi jabatan terkait penunjukan putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen Garuda Indonesia.

Lalu, Mantan Kepala Bekraf Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama perusahaan penerbangan Garuda Indonesia.

Erick mengatakan, penunjukan Yenny dan Triawan murni menyelesaikan berbagai masalah yang tengah melanda perusahaan penerbangan berpelat merah itu.

Baca: Yenny Wahid Kedepankan Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik Hadapi Isu Pramugari Garuda

Hal itu disampaikan Erick usai memberikan arahan tertutup dalam acara Rapat Pimpinan 2020 di Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

“Kalau ibu Yenny gak usah dipertanyakanlah, kan figur wanita yang bagus, dengan ada bu Yenny tentu sekarang pramugari, front officer perempuan, paling tidak ada yang melindungi atau ada yang bisa diajak bicara,” kata Erick.

Selain itu, Erick menilai Yenny memiliki latar belakang sebagai aktivis dan penggerak perempuan.

Baca: Ditunjuk Erick Thohir Jadi Komisaris, Yenny Wahid Akan Bawa Suara Masyarakat ke Internal Garuda

Tentunya, hal ini sangat membantu agar para pekerja perempuan di Garuda Indonesia memiliki figur wanita yang patut dijadikan tauladan.

Meski demikian, mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) ini membantah penunjukan Yenny sebagai menyelesaikan isu-isu tak sedap terkait pekerja pramugari di perusahaan tersebut.

“Saya tidak mau komen case per case. Tapi kan tadi apa yang dilakukan pasti kita penuh dengan objektif lah. Bukan karena hal ini dan hal itu,” ucapnya.

Baca: Sambangi Kemenko Polhukam, Ini yang Dibicarakan Yenny Wahid dengan Mahfud MD

Sementara itu, terkait dipilihnya Triawan Munaf, Erick menyebut hal itu dilakukan agar perusahaan tersebut bisa berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

“Kalau pak Triawan jelas beliau itu sebuah figur yang berinovasi ya kan industri kreatif dan bisa di era Garuda ini kan persaingannya sudah bukan pesawat saja, dimana di Garuda itu juga banyak implemen teknologi yang harus disiapkan,” jelas Erick.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved