Minggu, 31 Agustus 2025

Sandiaga Uno Bicara Isyarat Jokowi di Pilpres 2024 dan Posisi Partai Gerindra di Politik yang Unik

Sandiaga Uno kembali menanggapi soal isyarat Presiden Jokowi yang menyebut dirinya bakal menangi pemilihan presiden 2024 mendatang.

KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA
Sandiaga Uno 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno kembali menanggapi soal isyarat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut dirinya bakal menangi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Sandiaga Uno menyatakan, dirinya tidak ingin terjebak pada narasi politik menjelang Pilpres 2024.

Ia pun setuju dengan pernyataan Jokowi yang menyebut bahwa kontestasi Pilpres masih lama.

"Presiden juga sudah mengatakan 2024 masih lama, dan saya sangat setuju pada pak presiden," kata Sandiaga Uno di Grand Sahid Jaya Hotel, Minggu (26/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

"Jangan kejebak lagi bicara politik 2024, terlalu dini," lanjut Sandiaga.

Saat ini, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, ingin membangun kembali persatuan dan kesatuan Indonesia.

Ia berujar, pernyataan Presiden Jokowi sebelumnya merupakan upaya untuk menyatukan bangsa.

"Apa yang disampaikan Pak Presiden itu merangkul ya, merangkul seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu," ungkapnya.

Sandi kemudian mengajak seluruh elemen yang bekerja di pemerintahan maupun bukan, harus diberi kesempatan untuk kerja nyata.

"Di manapun kita berada, baik saya di luar sekarang, maupun siapapun yang di dalam pemerintah ini diberikan kesempatan untuk bekerja nyata berkontribusi pada bangsa," imbuh Sandiaga Uno.

Jokowi dan Sandiaga Uno
Jokowi dan Sandiaga Uno (Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com)

Komentari Posisi Gerindra di Politik

Sandiaga Uno meminta kader Gerindra pintar menempatkan diri dalam berpolitik.

Ia menyebut posisi Gerindra saat ini cukup unik, yakni mengusung Anies Baswedan di DKI Jakarta, dan juga bergabung dengan pemerintahan Jokowi.

"Posisi kader ini sekarang unik, terutama kader Gerindra karena sekarang Gerindra tidak hanya koalisi yang mengusung gubernur incumbent, tapi juga koalisi yang ada dalam barisan pendukung pemerintah pusat," katanya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (26/1/2020).

Sandiaga mengatakan, yang paling penting saat ini bagi seluruh kader Partai Gerindra adalah mengawal proses pembangunan Indonesia ke depan.

"Kita harus pintar-pintar, harus cerdas-cerdas menempatkan diri."

"Bagaimana kita terus bisa hadir di tengah masyarakat memberikan solusi dan mampu terus menyuarakan perbaikan secara konstruktif," ungkapnya.

Sandiaga kemudian meminta kader Gerindra untuk terus mengawal langkah Anies Baswedan.

"Oleh karena itu saya titipkan amanah ini kepada rekan-rekan. Apa yang selalu kita janjikan selama masa kampanye itu janji-janji harus ditunaikan harus direalisasikan," lanjutnya.

Sandiaga Uno dan Anies Baswedan
Sandiaga Uno dan Anies Baswedan (Kolase Tribunnews/Istimewa dan Kompas.com/Nursita Sari)

Sandiaga Uno Komentari Isyarat Jokowi

Diberitakan sebelumnya, Sandiaga Uno menganggap pernyataan Jokowi hanya bercanda soal menyebut dirinya sebagai penggantinya.

Ia menyebut, Jokowi hanya berusaha untuk membesarkan hatinya.

Sandiaga Uno menambahkan, Jokowi adalah seseorang yang mempunyai pribadi yang baik.

"Ya mungkin Pak Presiden guyon (bercanda) tadi. Mungkin Pak Presiden ingin membesarkan hati saya. Pak Presiden orangnya baik," ujar Sandiaga Uno di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (15/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

Mengenai pemilihan presiden 2024, Sandiaga Uno menilai itu masih jauh.

Sehingga, Sandi ingin menunjukkan kinerjanya terlebih dahulu sebelum memikirkan apa yang terjadi pada 2024.

Ia mengungkapkan, saat ini, dirinya hanya ingin membantu memajukan perekonomian di Indonesia.

Sehingga, ia meminta semua pihak tak lagi berseteru lantaran pemilihan presiden telah selesai.

Mantan Ketua Umum HIPMI Sandiaga Uno saat acara pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2019-2022 di Jakarta, Rabu (15/1/2020). Pelantikan BPP HIPMI periode 2019-2022 mengusung tema peningkatan kualitas SDM pengusaha muda indonesia dalam menyambut era bonus demografi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan Ketua Umum HIPMI Sandiaga Uno saat acara pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2019-2022 di Jakarta, Rabu (15/1/2020). Pelantikan BPP HIPMI periode 2019-2022 mengusung tema peningkatan kualitas SDM pengusaha muda indonesia dalam menyambut era bonus demografi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sandiaga Uno berharap, semua rakyat Indonesia bisa kembali bersatu untuk membangun bangsa.

"Kita menjaga persatuan kita. Kenapa saya hadir di sini juga saya ingin menunjukkan kepada seluruh rekan-rekan Hipmi bahwa pemilu sudah selesai."

"Proses politik sudah selesai. Sekarang saatnya kita bersatu membangun bangsa," ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno enggan menjawab mengenai dirinya apakah akan kembali maju dalam kontestasi pemilihan presiden atau tidak.

Namun, Sandiaga Uno hanya menegaskan, dirinya akan terus berjuang tanpa henti.

"Kalau kami, berjuang ada di setiap tarikan napas kami. Jadi jangan pernah berhenti berjuang," lanjut Sandiaga Uno.

(Tribunnews.com/Nuryanti) (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa/Rakhmat Nur Hakim)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan