Eksklusif Tribunnews

I Gede Pasek Suardika: OSO Beri Kebebasan Berekspresi

Bagaimana cerita I Gede Pasek Suardika bisa mendapatkan kepercayaan mengemban amanah sebagai sekretaris jenderal Partai Hanura?

I Gede Pasek Suardika: OSO Beri Kebebasan Berekspresi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sekjen Partai Hanura I Gede Pasek Suardika berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Jakarta, Minggu (26/1/2020). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - I Gede Pasek Suardika tidak langsung menerima tawaran untuk menjabat sebagai sekretaris jenderal Partai Hanura periode 2019-2024. Dia butuh waktu untuk berpikir dan berdiskusi dengan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).

Mantan politikus Partai Demokrat itu mengaku tidak ingin memegang sebuah jabatan, namun dia tidak bisa menjalankan pekerjaan itu. I Gede Pasek Suardika ingin memastikan apakah dia bisa menjalankan sebuah konsep atau tidak. Integritas menjadi pertaruhan mantan jurnalis tersebut.

Bagaimana cerita I Gede Pasek Suardika bisa mendapatkan kepercayaan mengemban amanah sebagai sekretaris jenderal Partai Hanura? Berikut ini petikan wawancara eksklusif wartawan Tribun Network Seno Tri Sulistiyono di Jakarta, Minggu (26/1) malam.

Bagaimana cerita Anda bisa menjadi sekretaris jenderal Partai Hanura?

Ya namanya formatur, kan biasa bergeser-geser. Seperti kabinet. Sama seperti di partai. Posisi ini pindah jadi apa itu kan hal yang biasa.

Apakah ini murni Ketua Umum Hanura yang memilih?

Iya, Ketum sendiri. Waktu itu saya sedang di Bali. Dipanggil, terus disuruh itu (menjadi sekretaris jenderal, red).

Sebelumnya sudah ada proses pembicaraan soal posisi sekretaris jenderal ini dengan Ketum?

Itu sebelum saya dipanggil. Diskusi, terus ya sudah. Kami berdiskusi panjang karena saya tidak mau pegang jabatan, tapi pekerjaannya tidak bisa saya jalankan. Saya memastikan bisa atau tidak jalankan konsep karena tanggung jawabnya ada di saya, secara personal juga. Kalau gagal, integritas saya ada di situ juga. Saya memastikan itu dulu dan beliau (OSO) memberikan ruang cukup besar untuk saya berkreasi dan mengembangkan Hanura dengan ide-ide, pengalaman saya sebagai wartawan, advokat, aktivis kan ada modal.

Memilih Anda sebagai Sekjen Hanura, mungkin bagian dari evaluasi gara-gara Hanura tidak lolos ke Parlemen?

Halaman
1234
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Deodatus Pradipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved