Polemik Lampu Sepeda Motor

Soal Aturan Penggunaan Lampu Utama Sepeda Motor, MK: Jangan-jangan Polisi Salah Tafsir

Menurut Hakim MK, ada potensi aparat kepolisian salah menafsirkan aturan penggunaan lampu utama di sepeda motor.

Soal Aturan Penggunaan Lampu Utama Sepeda Motor, MK: Jangan-jangan Polisi Salah Tafsir
Alex Suban/Alex Suban
Ilustrasi: Sejumlah pengendara motor melintas di jalur tol dalam kota Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). 

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, anggota majelis hakim konstitusi meminta pemohon uji materi Pasal 107 ayat (2) dan Pasal 293 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) untuk menganalisa dua pasal tersebut.

Menurut dia, ada potensi aparat kepolisian salah menafsirkan aturan penggunaan lampu utama di sepeda motor.

"Jangan-jangan ini disalahtafsirkan kepolisian. Yang kemudian anda menjadi korbannya. Coba saja nanti dicermati. Ini penting," kata Daniel kepada pemohon uji materi di ruang sidang lantai II Gedung MK, Selasa (4/2/2020).

Baca: Jokowi Minta Kalkulasi Dampak Antisipasi Virus Corona Terhadap Perekonomian Indonesia

Pasal 107 ayat (1) dan (2) mengatur soal penggunaan lampu utama.

Pada Pasal 107 ayat (1) disebutkan "Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib menyalakan lampu utama Kendaraan Bermotor yang digunakan di Jalan pada malam hari dan pada kondisi tertentu".

Sementara itu, pada Pasal 107 ayat (2) disebutkan "Pengemudi Sepeda Motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari,".

Baca: Jokowi Minta Galakkan Penanaman Bibit Vetiver untuk Tanggulangi Bencana: Bukan Vety Vera, Beda Itu

Pada penjelasan Pasal 107 ayat (1) disebutkan "Yang dimaksud dengan “kondisi tertentu” adalah kondisi jarak pandang terbatas karena gelap, hujan lebat, terowongan, dan kabut".

"Coba kalau anda cermati dalam pasal 107 itu ada dua ayat. Ayat pertama itu kewajiban menyalakan lampu pada malam hari pengecualian pada ayat dua, itu pada kondisi tertentu. Nah coba anda lihat dalam penjelasan dijelaskan kondisi tertentu itu apa saja sudah diuraikan atau jangan-jangan pelaksanaan yang salah seolah-olah siang hari," kata dia.

Dia menilai, penggunaan lampu utama pada saat kondisi tertentu seperti di penjelasan Pasal 107 ayat (1).

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved