Virus Corona
238 WNI Dijadwalkan Makan Bersama Warga Natuna Sebelum Diterbangkan ke Jakarta
Jika prosesi adat ditiadakan, rangkaian acara seremonial syukuran makan bersama warga Natuna tetap berlangsung.
Editor:
Dewi Agustina
Pangkogab mengatakan prosesi pemulangan akan digelar serangkaian acara seremonial untuk pelepasan pemulangan ratusan WNI menuju bandara udara Halim Perdanakusuma Jakarta.
Baca: Pengacara Laporkan 18 Akun Pembully, Lucinta Luna: Saya Hanya Manusia Biasa, Juga Bisa Sakit Hati
Baca: Daftar Ranking 100 Universitas Terbaik di Indonesia 2020 Berdasarkan 4ICU, UGM Jadi Peringkat 1
"Jadi akan kita pulangkan menggunakan 3 pesawat 1 Hercules dan 2 Boeing. Untuk teknis keberangkatan sendiri dijadwalkan pada pukul 12.00 WIB," ujar Pangkogab.
Sebelum diterbangkan ke ibu kota kata dia, akan dilaksanakan pengemasan barang-barang dan penempatan masing-masing WNI di dalam pesawat.
Pangkogab menyebutkan hingga jelang akhir pemulangan, kondisi kesehatan ratusan WNI dalam keadaan sehat.
"Tadi pagi semuanya dalam keadaan sehat, mudah-mudahan sampai hari besok mereka masih dalam keadaan sehat semua," ujar Pangkogab.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto merincikan jadwal pemulangan ratusan WNI.
Jadwal pada hari ini, kata Yuri pagi sekira pukul 07.00 WIB mereka akan diperiksa kesehatannya satu per satu dan seusai itu makan siang bersama baru diterbangkan menuju bandara udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
"Jadi nanti saat mereka terbang pemulangan menuju Jakarta, Menteri Kesehatan dan kepala BNPB akan ikut satu pesawat dengan WNI," katanya.
Tidak hanya itu, Yuri juga merincikan mekanisme penyambutan mereka di Jakarta.
Setelah sampai di bandara udara halim, mereka akan disambut langsung oleh seluruh DPR RI komisi IX DPR bersama Pemerintah Daerah masing-masing.
"Kita sudah membicarakan hal itu dengan komisi IX DPR sementara untuk Pemda melalui Mendagri sudah mengintruksikannya," kata Yuri.
Untuk teknis bagaimana para WNI sampai di kampung halaman masing dan bertemu orang tuanya, itu kita serahkan ke Pemerintah daerah (Pemda) masing-masing.(Tribun Network/Beres Lumban Tobing/wly)