Breaking News:

Muncul Rencana Unjuk Rasa 'Aksi 212 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI', Ini Kata Mabes Polri

Aksi tersebut bakal digelar oleh Front Pembela Islam (FPI) di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Jumat 21 Februari 2020 mendatang.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Foto Ilustrasi/Umat muslim mengikuti aksi reuni 212 di Kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (2/12/2018). Aksi tersebut sebagai reuni akbar setahun aksi 212. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan belum menerima surat pemberitahuan rencana aksi unjuk rasa bertajuk 'Aksi 212 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI'.

Diketahui, Aksi tersebut bakal digelar oleh Front Pembela Islam (FPI) di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Jumat 21 Februari 2020 mendatang.

"Sampai sekarang belum ada, masih beberapa hari lagi kan itu, masih 4 hari, mungkin kalau nggak hari ini ya besok (Diterima Suratnya, Red)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (17/2/2020).

Polri, kata Yusri Yunus, menyatakan siap untuk mengawal aksi unjuk rasa oleh kelompok ormas Islam tersebut.

Baca: FPI Bakal Gelar Aksi 212 Tuntut Pengusutan Kasus Harun Masiku, Ini Tanggapan KPK

Sebaliknya, ia mengaku masih menunggu surat pemberitahuan resmi dari FPI terlebih dahulu.

"Kita harus tunggu surat dulu, kita polisi siap lah kan setiap hari ada demonstrasi juga," pungkas Yusri.

Sebagai informasi, ada sejumlah poin isu tentang pemberantasan korupsi yang bakal dibawa oleh FPI dalam unjuk rasa tersebut.

Diantaranya, banyaknya proyek yang mangkrak hingga misteri hilangnya eks Caleg DPR RI dari PDIP Harun Masiku yang hingga kini masih buron.

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved