Jokowi dan Donald Trump Diagendakan Bertemu Dalam ASEAN-US Summit di Las Vegas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pertemuan itu akan digelar di sela-sela ASEAN-US Summit 2020 di Las Vegas, Amerika Serikat.
"Rencananya iya (bertemu Donald Trump,red). Setelah (pertemuan ASEAN-US Summit,red)," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2/2020).
Baca: DKI Kebanjiran, Fadli Zon Ungkit Janji Jokowi sebelum Jadi Presiden: Banjir Jakarta Bakal Beres
Pramono pun tak menjelaskan lebih lanjut pertemuan tersebut akan membahas soal apa.
Namun, belakangan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut ada rencana Jokowi-Trump membahas soal ketertarikan AS berinvestasi di Ibu Kota baru, Indonesia.
"Tanya pak Luhut," ucap Pramono.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengklaim, konsep ibu kota baru yang ingin dikembangkan Presiden Joko Widodo disebut banyak dilirik dunia internasional.
Baca: Elektabilitas Prabowo Tertinggi Berdasarkan Survei untuk Pilpres 2024, Fadli Zon: Kasihan Pak Jokowi
Bahkan, tak terkecuali oleh putri Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Ivanka Trump.
"Sepuluh hari yang lalu saya ke White House, saya ketemu Ivanka secara terpisah, mereka sangat tertarik dengan konsep Presiden Jokowi tentang ibu kota Indonesia," kata Luhut saat Dialog Indonesia bertajuk Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).
Ia pun berharap, ketika nanti Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Donald Trump, persoalan pengembangan ibu kota baru akan menjadi salah satu materi yang akan dibahas.
Baca: Bandingkan dengan Jokowi, Politisi PDIP Blak-blakan Sebut Anies Baswedan Tak Lakukan Apapun di DKI
Luhut menambahkan, nantinya ada enam klaster utama yang ingin dibangun oleh pemerintah, yaitu gedung pemerintahan, entertainment, edukasi, research and development, kesehatan, dan pusat finansial.
Khusus untuk gedung pemerintahan, seluruh pembangunannya akan dilakukan oleh pemerintah melalui alokasi anggaran yang dianggarkan pada APBN.
Sedangkan, lima klaster lain akan dibangun melalui kerjasama dengan sektor swasta.
"Sudah ada 30 perusahaan besar yang ingin partisipasi di sana," ucapnya.