Virus Corona
147 Warga Jakarta Dalam Pemantauan dan Pengawasan Petugas, Jokowi Minta Masyarakat Jaga Kesehatan
Jokowi mengimbau seluruh rakyat Indonesia menjaga kesehatan sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wabah virus corona yang sudah meluas hampir di seluruh dunia membuat Presiden Joko Widodo angkat bicara.
Jokowi mengimbau seluruh rakyat Indonesia menjaga kesehatan sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Presiden Jokowi mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga kesehatan sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan di daerah masing-masing," ujar Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, Minggu (1/3/2020).
Presiden Jokowi, kata Fadjroel, berharap gotong royong pemerintah dan masyarakat, dapat mencegah masuknya Covid-19 ke Tanah Air.
Dengan demikian, Indonesia pun bisa melewatinya dengan baik dan seluruh masyarakatnya sehat walafiat.
Hingga saat ini, di Indonesia memang belum ditemukan satu pun kasus positif virus corona.
"Semoga dengan gotong-royong seluruh rakyat ini bersama Pemerintah, kita bersama-sama bisa mencegah Covid-19 dan Indonesia bisa melewatinya dengan baik dalam kondisi sehat wal afiat," kata Fadjroel.
"Mari berdoa dan bekerja sama sekuat tenaga untuk mencegah Covid-19," imbuhnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dari Presiden Jokowi terkait evakuasi kemanusian terhadap para warga negara Indonesia (WNI) yang berhasil di evakuasi dari sejumlah negara dan kapal pesiar.
"Presiden Joko Widodo mengucapkan terimakasih atas kerja sama semua pihak dalam evakuasi kemanusiaan dan gotong royong kemanusiaan sejak dari Provinsi Hubei RRT, kemudian MV. World Dream, dan MV. Diamond Princess ini," ujar Fadjroel.
Baca: American Airline Tangguhkan Penerbangan ke Milan untuk Antisipasi Wabah Virus Corona
Baca: Ramalan Zodiak Besok Selasa 3 Maret 2020, Cancer Hindari Konflik dan Perdebatan dengan Rekan Kerjamu
Terpisah, Pemprov DKI Jakarta mencatat ada 147 warga setempat yang masih diawasi dan dipantau akibat wabah virus corona.
Saat ini mereka menjalani pemeriksaan yang dilakukan Kementerian Kesehatan maupun di fasilitas kesehatan di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merinci, 115 orang di antaranya berada dalam pemantauan, sedangkan 32 orang sisanya berada pada pengawasan petugas.
Anies mengatakan, semuanya mengikuti kriteria pemeriksaan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan selaku lembaga yang berwenang.
Untuk Pemprov DKI sudah menyiapkan berupa Instruksi Gubernur Nomor 16 tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19).