Virus Corona
DPR Minta Pemerintah Bentuk Crisis Center Virus Corona
Menurutnya, informasi yang satu arah akan menenangkan masyarakat dan tidak menjadi panik setelah ada warga Depok positif terjangkit virus corona.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah segera membentuk crisis center untuk menyampaikan informasi virus corona secara satu arah.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, untuk mencegah informasi yang simpang siur dan monitoring secara terpadu oleh pemerintah daerah, maka sebaiknya pemerintah pusat bentuk crisis center.
"Selain gunanya termonitoring, juga informasi yang keluar sebaiknya dari satu pintu karena dilihat sekarang ada ketidaksingkronan informasi dari pemerintah pusat dengan pemda," ujar Dasco di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Baca: Mendag Jamin Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok, Masyarakat Tidak Perlu Panik
Menurutnya, informasi yang satu arah akan menenangkan masyarakat dan tidak menjadi panik setelah ada warga Depok positif terjangkit virus corona.
"Saya pikir pemerintah juga perlu mengedukasi masyarakat dan kami imbau supaya tetap tenang, tidak panik tetapi waspada," tutur Dasco.
Baca: KPK Masih Terus Cari 7 Buronan Korupsi
Wakil Ketua Umum Gerindra itu pun menyarankan masyarakat menyampaikan informasi yang edukatif melalui media sosial, seperti negara-negara lainnya.
"Keluarkan panduan untuk menenangkan masyarakat agar tidak terjadi panik seperti kemarin (memborong masker atau makanan)," tutur Dasco.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/antisipasi-virus-corona-pemerintah-kota-depok-sediakan-ruang-isolasi-terapkan-prosedur-kemenkes.jpg)