Sabtu, 23 Mei 2026

Virus Corona

Penjelasan Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia soal Bagaimana Menyikapi Virus Corona

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr Agus Dwi Susanto, Sp.P (K) mengimbau masyarakat agar mengetahui bagaimana menyikapi virus tersebut.

Tayang:
IRNA
Penjelasan Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia soal Bagaimana Menyikapi Virus Corona 

TRIBUNNEWS.COM - Penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 sampai saat ini masih menjadi perbincangan publik.

Kasus terbaru dilaporkan di Indonesia, saat ini ada dua pasien yang dinyatakan positif corona.

Kedua pasien positif corona itu adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan seorang putrinya yang berusia 31 tahun.

Menyikapi munculnya pasien positif virus corona di Indonesia itu, pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak terlalu panik.

Masyarakat diimbau agar waspada dan tidak paranoid berlebihan sebab akan berdampak negatif pada imunitas tubuh sendiri jika terlalu panik.

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr Agus Dwi Susanto, Sp.P (K) mengimbau masyarakat agar mengetahui bagaimana menyikapi virus tersebut.

Ia menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh masyarakat dalam menyikapi penyebaran virus Covid-19 ini.

"Pada prinsipnya masyarakat harus tahu betul bagaimana menyikapi virus Covid 19 ini," ujar Agus saat berbicara di Tv One (2/3/2020).

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto saat ditemui di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020).
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto saat ditemui di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Baca: Beda Sikap soal Virus Corona Antar Daerah, Ini Kata Tenaga Ahli KSP

Baca: Antisipasi Corona, Semua Menteri Jokowi Diperiksa Kesehatannya Saat Masuk Kompleks Istana Presiden

Berikut penjelasan Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr Agus Dwi Susanto, Sp.P tentang menyikapi penyebaran virus corona.

1. Jangan Panik

Dijelaskan Agus, langkah pertama yang harus dilakukan yakni jangan bersikap panik.

Sebab, jika terlalu panik hal tersebut akan berdampak negatif dan imunitas dalam tubuh seseorang bisa menjadi berkurang.

"Yang pertama tidak perlu panik, kita boleh waspada tapi jangan panik," terangnya.

2. Lakukan Deteksi Dini

Langkah kedua yang perlu dilakukan yakni melakukan upaya deteksi dini bila muncul gejala seperti flu dan batuk.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved