Jumat, 29 Agustus 2025

Virus Corona

Tak Cuma Buru Masker untuk Antisipasi Corona, Warga Depok Juga Borong Temulawak

Adam (52), pedagang di Pasar Kemiri Muka, Depok merasa kaget ketika dagangan bahan-bahan jamunya ramai diminati pembeli

Tribun Pekanbaru
Ilustrasi jamu 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK -   Selain masker, warga Depok dalam dua hari  terakhir juga banyak membeli temulawak di pasar.

Masker dan temulawak dibeli untuk antisipasi virus Corona.

Adam (52), pedagang di Pasar Kemiri Muka, Depok merasa kaget ketika dagangan bahan-bahan jamunya ramai diminati pembeli sejak dua hari belakangan.

Baca: Persija Jakarta Siap Main Lawan Persebaya Surabaya Kok Ditunda kata Sergio Farias

Baca: Update Pencegahan Virus Corona, Pemerintah Siapkan 137 Rumah Sakit Rujukan

Baca: Ombudsman Ungkap Alasan Pemerintah Lalai Hadapi Virus Corona: Awal-awal Kita Terkesan Agak Longgar

"Katanya sih gara-gara Corona," kata Adam kepada wartawan, Rabu (4/3/2020) siang.

Pria yang sudah 32 tahun berdagang bahan jamu di Pasar Kemiri Muka mengaku tak pernah mengalami peristiwa ini sebelumnya.

Menurut dia, bahan-bahan jamu seperti jahe, jahe merah, dan temulawak mendadak diborong banyak orang.

Para pembeli terdiri dari ibu-ibu hingga pedagang jamu.

Baca: Polisi Gerebek Gudang di Tangerang, Temukan 600 Ribu Masker yang Ditimbun dan Tak Miliki Izin Edar

Mereka kompak membeli bahan-bahan jamu dalam jumlah besar.

Temulawak jadi salah satu bahan jamu yang membuat Adam ketiban pulung.

"Jahe merah biasa Rp 60.000 jadi Rp 70.000. Jahe biasa juga lumayan, dari Rp 35.000 jadi Rp 50.000," ujar Adam.

"Kemarin ada yang beli temulawak 3-4 kilogram, ada juga pedagang yang beli langsung 10 kilogram. Biasanya boro-boro ada yang beli, ia menambahkan.

Adam mengaku, temulawak biasa ia jual Rp 10.000 saja.

Kemarin, Selasa (3/3/2020), harga temulawak melonjak hingga Rp 50.000. Meski begitu, harga yang melambung tak sampai menyurutkan niat para pembeli memborong temulawak.

"Kemarin sampai habis saya temulawak 1 kuintal," ujar Adam.

Pernyataan Adam diamini oleh Suyadi, pedagang lain bahan-bahan jamu di Pasar Kemiri Muka.

Halaman
12
Sumber: TribunJakarta
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan