Virus Corona
Sebelumnya Positif Virus Corona, 2 dari 8 Pasien di RSPI SS Dinyatakan Negatif
"Dari delapan yang positif ini pasien positif nomor 03 dan pasien 06 sudah negatif," ujar Syahril
Penulis:
Vincentius Jyestha Candraditya
Editor:
Imanuel Nicolas Manafe
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril mengatakan hasil tes dua dari delapan pasien positif virus corona di RSPI adalah negatif.
"Dari delapan yang positif ini pasien positif nomor 03 dan pasien 06 sudah negatif," ujar Syahril, dalam konferensi pers, di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (11/3/2020).
Baca: Singapura Umumkan Enam Kasus Baru, Satu Positif Corona Setelah Lakukan Perjalanan ke Indonesia
Penomoran pasien yang disebut oleh Syahril bukanlah berdasarkan nomor skala nasional.
Dia menegaskan penomoran tersebut adalah nomor urutan masuk atau diisolasi di RSPI.
Selain itu, Syahril menegaskan pasien 03 adalah warga negara Indonesia (WNI) berjenis kelamin perempuan dan pasien 06 adalah warga negara asing (WNA) berjenis kelamin laki-laki.
"WNI jenis kelamin perempuan dan WNA jenis kelamin laki-laki," kata dia.
Dia menyebut pasien 03 sudah dua kali melakukan tes dan hasilnya negatif semua.
Baca: Kapal Pesiar Berbendera Australia Diperbolehkan Berlabuh di Makassar, Tapi Ada Syaratnya
Sementara pasien 06 tes pertama hasilnya negatif dan hasil tes kedua akan keluar besok.
"Pasien nomor 03 itu hari ini sudah negatif hasilnya, kalau nggak salah dua kali ini. Rencana akan kita pulangkan karena kondisinya bagus. Pasien nomor 06 juga sudah negatif, kemudian kalau negatif (lagi) dia pun boleh dipulangkan. Karena kondisi umum dan gejala-gejala sudah tidak ada," tandasnya.
Satu pasien positif virus corona meninggal dunia

Baca: Ternyata Ini Alasan Pemerintah Tak Lagi Ungkapkan Domisili Pasien Positif Virus Corona
Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra memberikan informasi bahwa pasien yang dirawat di Ruang Nusa Indah RSUP Sanglah, Denpasar, Bali meninggal setelah terinfeksi virus Corona atau Covid-19.
Pasien tersebut adalah Warga Negara Asing (WNA) yang berumur 50 tahun dan merupakan pasien ke-25 yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sekaligus pertama di Bali.
"Pasien yang meninggal dunia ini ketika memasuki rumah sakit terdiagnosa sesuai laporan pihak keluarganya atau suamimya, memang pasien ini sebelumnya sudah mengidap beberapa penyakit," ujar Dewa Made Indra di Ruang Rapat Sekda Provinsi Bali, Rabu (11/3/2020).
Penyakit yang disebutkan yaitu diabetes melitus, hipertensi, hipertiroid dan penyakit paru menahun.
Menurutnya, pemerintah sudah melakukan contact tracking, mulai dari pasien tersebut tiba tiba di Bali, penginapan serta rumah sakit dan orang-orang yang telah berinteraksi dengan pasien tersebut.
Sebelumnya, seorang pasien positif Covid-19 meninggal pada Rabu (11/3/2020) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.
Juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, pasien dengan identitas nomor 25 itu merupakan warga negara asing.
"Pasien ini adalah seorang perempuan usianya 53 tahun dan dia adalah WNA," kata Yuri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/4/2020).
"Kedutaan besar dan sebagainya sudah tahu sejak awal dan sekarang sedang dalam proses pengiriman jenazah ke negaranya," ujar Yuri.
Yuri menyebut pasien tersebut memang masuk rumah sakit dalam keadaan sakit berat.
Baca: Imbas Virus Corona, Banyak Tempat Wisata Populer Dunia Menjadi Sepi Pengunjung
Sebelum dinyatakan positif Corona, ada penyakit yang mendahului seperti diabetes, hipertensi dan paru obstruksi menahun.
"Selama perawatan didampingi suami," ujar Yuri.
Jenazah segera dipulangkan ke negara asal
Yurianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kedutaan besar pasien kasus 25 yang merupakan warga negara asing (WNA).
"Kedutaan besar dan sebagainya sudah tahu sejak awal dan sekarang sedang dalam proses untuk mengirimkan kembali jenazahnya ke negaranya," kata Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/3/2020).
Baca: Singapura Umumkan Enam Kasus Baru, Satu Positif Corona Setelah Lakukan Perjalanan ke Indonesia
"Tentunya setelah semua masalah dalam kaitan rawatan jenazah selesai, keluarganya sudah akomodatif secepatnya pulang," tambahnya.