Breaking News:

Grace Natalie Wakili Indonesia di Young Global Leaders 2020

Grace mengatakan, keikutsertaannya di YGL 2020 ini tidak terlepas dari bentuk pengakuan dan penegasan atas eksistensi PSI.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie saat diwawancara khusus oleh Tribunnews.com di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (30/4/2019). Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, terpilih menjadi wakil Indonesia di forum bergengsi dunia, Young Global Leaders (YGL) 2020 bentukan World Economic Forum.

YGL 2020 merupakan forum yang mempertemukan para tokoh dan pemimpin muda dunia, sekaligus forum internasional kedua yang diikuti Grace Natalie tahun ini.

Februari lalu, Grace Natalie diundang sebagai satu-satunya peserta dari Indonesia di forum Munich Young Leaders (MYL) 2020 di Jerman.

Grace mengatakan, keikutsertaannya di YGL 2020 ini tidak terlepas dari bentuk pengakuan dan penegasan atas eksistensi PSI.

Nantinya, Grace akan mempromosikan gagasan dan nilai-nilai politik PSI ke pergaulan internasional.

“Saya sangat bersyukur atas keikutsertaan ini, apalagi membawa nama Indonesia, khususnya sebagai Ketua Umum PSI. Banyak sekali pemimpin muda dunia yang akan bertemu dan berdiskusi di forum YGL 2020, ini akan menjadi kesempatan baik untuk menawarkan gagasan politik PSI ke mata dunia,” kata Grace saat peluncuran program YGL 2020, Rabu (11/3/2020).

Untuk menjadi peserta YGL, bukan perkara mudah.

Kandidat harus berusia di bawah 40 tahun dan tidak bisa mendaftarkan diri, melainkan dicalonkan.

Terdapat serangkaian proses seleksi dan nominasi yang ketat sebelum dinyatakan menjadi peserta YGL mewakili negaranya.

Baca: Formula E Jakarta Ditunda, PSI: Keputusan Anies Baswedan Sudah Tepat Walau Terlambat

Peserta YGL 2020 datang dari beragam latar belakang, mulai dari pengusaha, pengembang teknologi, aktivis sosial dan lingkungan, pejabat publik, hingga tokoh politik.

Selain Grace Natalie, wakil lain dari Indonesia adalah Veronika Linardi, CEO Qareer Group Asia Indonesia.

Sederet tokoh dunia yang pernah mengikuti YGL adalah pendiri Facebook, Mark Zuckerberg dan pendiri Alibaba, Jack Ma.

Dilansir laman resminya, YGL 2020 ini diikuti oleh 115 peserta, termasuk Perdana Menteri termuda dari Finlandia, Sanna Marin. Organisasi nirlaba yang didirikan oleh Klaus Schwab ini bertujuan memfasilitasi pertukaran pikiran, memperkaya pandangan dan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan peserta, sesuai dengan bidang masing-masing.

Pada gilirannya, keterlibatan para peserta di YGL 2020 ini diharapkan dapat membawa perubahan pada komunitas dan masyarakat, serta mendorong ekonomi yang berkelanjutan.

16 tahun sejak organisasi ini berdiri, setidaknya tercatat sudah ada 1.300 anggota dan alumni YGL yang mewakili lebih dari 100 Negara.

Berita Populer
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved