Virus Corona

Jokowi Mengaku Sehari 3 Kali Minum Jamu untuk Tangkal Infeksi Virus Corona

"Biasanya saya tiap hari kan minum itu temulawak, jahe, sereh, kunyit saya campur saya minum hanya pagi," kata Jokowi.

TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Presiden Joko Widodo membuka The 2nd Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan kisah usahanya dalam upaya menangkal virus corona (Covid-19).

Mulanya, Presiden Jokowi bercerita kebiasaanya mengkonsumsi olahan jamu setiap pagi. Jamu itu terdiri aneka rempah-rempah herbal mulai dari jahe, sereh, kunyit hingga temulawak.

Namun, sejak marahnya virus corona, Kepala Negara mengubah kebiasaanya mengkonsumsi jamu setiap pagi atau satu kali dalam sehari.

Kini, Jokowi mengkonsumsi jamu tiga kali sehari. 

Baca: Ditanya Soal Kemungkinan RI Lock Down, Jubir Istana: Yailah Cuma Segitu Saja. . .

Jokowi menyatakan hal tersebut saat membuka The 2nd Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

"Biasanya saya tiap hari kan minum itu temulawak, jahe, sereh, kunyit saya campur saya minum hanya pagi," kata Jokowi.

Baca: Virus Corona Bikin Kekayaan Banyak Miliuner Indonesia Rontok Sekejap, Siapa Saja?

"Dan sekarang karena ada corona, saya minumnya pagi, siang, malam," tambahnya yang langsung disambut tepuk tangan oleh peserta Munas Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Jokowi juga mengungkapkan, kebiasaan minum jamu itu ia tularkan ke sejumlah tamu yang hadir menemuinya.

"Karena diminum enggak sekali tapi tiga kali. Sekarang tamu-tamu saya kalau pagi siang dan malam, saya berikan minuman itu, buka saya kasih teh. Temulawak, jahe, sereh dan kunyit dicampur jadi satu," ungkapnya.

Ia pun berpesan kepada peserta Munas HKTI agar mengantisipasi kenaikan harga tanaman herbal tersebut.

Jokowi bahkan berkelakar, pola minum jamu yang menjadi tiga kali sehari membuat harga-harga jamu naik derastis.

"Hati-hati sekarang ini harganya naik sampai lima kali lipat, empat kali lipat , jahe merah, temulawak, kunyit baru naik ini smpe tiga-lima kali lipat. Biasanya saya cari itu mudah saya.
mungkin itu yang menyebabkan naik itu," ucap Jokowi.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved