Jumat, 17 April 2026

Virus Corona

WHO Minta Indonesia Waspadai Kasus Corona yang Gagal Terdeteksi

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) menyurati Presiden Joko Widodo terkait penanganan virus corona Covid-19 di Indonesia.

AFP/FABRICE COFFRINI
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Swiss, Rabu (11/3/2020), menyampaikan penilaian bahwa virus corona jenis baru (COVID-19) sebagai pandemi. (Photo by Fabrice COFFRINI / AFP) 

"Sangat penting bagi WHO menerima data tersebut untuk memfasilitasi asesmen risiko yang lebih komprehensif secara global," tulis Tedros.

Sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak istana terkait surat itu. Jubir Presiden Fadjroel Rachman yang dihubungi kompas.com belum memberi respons.

Baca: Ada Kekhawatiran Perusahaan di Asia Pasifik Terkait Kesenjangan dalam Kemampuan Keamanan Siber

Hingga Jumat (13/3/2020) sore, terdapat 69 kasus positif corona di Indonesia yang diumumkan pemerintah. Lima orang dinyatakan telah sembuh, sementara empat orang meninggal dunia.

Berita ini tayang di Kompas.com dengan judul: Surati Jokowi, WHO Singgung soal Kasus Corona yang Tak Terdeteksi

Anies tutup lokasi wisata Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan menutup seluruh destinasi wisata di DKI Jakarta untuk sementara waktu.

Hal ini untuk mencegah kemungkinan terburuk penularan atas penyebaran virus Corona (Covid-19).

"Semua destinasi wisata dan tempat hiburan milik Pemprov DKI Jakarta akan ditutup selama dua minggu ke depan.," ungkap Anies Baswedan, dilansir KompasTV Live, Jumat (13/3/2020).

Adapun destinasi wisata yang ditutup meliputi Ancol, Ragunan, Monumen Nasional (Monas), dan museum lain di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta.

Penutupan juga berlaku saat kegiatan Car Free Day.

Anies mengatakan tujuan penutupan destinasi tak lain untuk meminimalkan kegiatan masyarakat agar tidak saling kontak di ruang terbuka.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). (Tribunnews.com/ Danang Triatmojo)

Walau demikian, ia mengatakan transportasi di wilayah Jakarta masih tetap berjalan.

Pelayanan masyarakat seperti kelurahan, kecamatan, kantor wali kota, balai kota, Puskesmas, dan rumah sakit juga tetap dibuka untuk umum.

Anies Baswedan mengimbau agar seluruh masyarakat Jakarta lebih memprioritaskan kegiatan di rumah.

Tegas, Anies menyampaikan agar masyarakat dapat menghindari tempat-tempat umum atau ramai dikunjungi banyak orang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved