Breaking News:

Virus Corona

MUI: Mencegah Penyebaran Corona Bagian dari Tugas Keagamaan

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni'am menilai umat beragama harus ikut aktif mencegah penyebaran virus corona.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). Penyemprotan oleh petugas gabungan tersebut untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Masjid Istiqlal. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni'am menilai umat beragama harus ikut aktif mencegah penyebaran virus corona.

Menurut Asrorun, tugas ini tidak hanya dibebankan kepada pemerintah saja.

"Kita punya tanggung jawab mencegah peredaran, ini bagian tugas keagamaan," ujar Asrorun di Kantor BNPB, Jalan Pramuka Raya, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

MUI telah mengeluarkan fatwa nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah saat penyebaran wabah virus corona.

Baca: MUI Minta Masyarakat Tidak Salah Paham dengan Fatwa

Menurut Asrorun setiap masyarakat harus berikhtiar agar dirinya tidak tertular oleh virus corona ini.

"Dalam kondisi normal kita semua miliki tanggung jawab untuk ikhtiar melakukan aktifitas menjaga kesehatan dan menjauhi sikap yang menyebabkan penularan penyakit," ucap Asrorun.

Dirinya mengimbau agar umat Islam yang daerahnya telah terpapar corona untuk menghindari pertemuan dengan jumlah banyak.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir peredaran corona.

Seperti diketahui, hingga saat ini 227 orang telah dinyatakan positif corona. 19 orang diantaranya meninggal dunia sementara 11 orang dinyatakan sembuh. 

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved