Senin, 1 September 2025

Pemkot Surabaya Produksi Massal Bilik Sterilisasi, akan Ditempatkan di Kantor Pelayanan Publik

Pemkot Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) membuat bilik sterilisasi.

Editor: bunga pradipta p
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
BILIK STERILISASI - Rektor IT Telkom Surabaya, Tri Arief Sardjono saat mempresentasikan bilik sterilisasi yang dapat menyemprotkan uap desinfektan ke seluruh tubuh seseorang sehingga terbebas dari virus atau bakteri pesanan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Jumat (20/3). 

Menurutnya, pembuatan bilik sterilisasi tidak begitu sulit.

Sehingga diharapkan setiap pengembang kompleks perumahan dapat menerapkan cara ini agar warga yang masuk ke perumahan sudah steril.

Baca: Pandemi Corona di Jepang Perlahan Mulai Mereda

Baca: Ajudan Kerajaan Inggris Positif Corona, Ratu Elizabeth II Langsung Diamankan ke Kastil Windsor

Baca: Surabaya Darurat Corona, Polisi Bubarkan Pengunjung Kafe Pakai Pengeras Suara

"Sesuai anjuran ibu wali kota agar pengembangnya dapat membuat masing-masing."

"Prosesnya hanya posisinya menggunakan pompa, selang, sprayer yang berfungsi untuk air kemudian jadi embun," kata Robben.

Total Pasien Corona di Indonesia 

Sebelumnya, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan perkembangan  terbaru mengenai kasus Covid-19 di Indonesia.

Data yang terhimpun menunjukkan total pasien positif corona bertambah menjadi 514 orang.

Ada penambahan 64 pasien positif corona hingga Minggu (22/3/2020).

Sementara itu, ada 29 orang yang sembuh dan 48 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Penambahan tersebut tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto
Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto (istimewa)

Hal tersebut disampaikan Yurianto di Kantor BNPB Indonesia pada Minggu (22/3/2020).

Baca: Polri Siapkan 52 Rumah Sakit untuk Tangani Virus Corona

Baca: Wisma Atlet Kemayoran Mampu Tampung 22 Ribu Pasien Covid-19

Baca: Ciri Virus Corona dan Perbedaan dengan Flu Biasa, Simak Penjelasannya di Sini!

"Perkembangan kasus baru yang kita dapatkan terhitung pada 22 Maret pukul 12.00, terakumulasi 514 orang terinfeksi Covid-19," ujar Yuri, dikutip Tribunnews.

Yurianto mengatakan sudah memberi keterangan data kepada para otoritas setempat.

"Informasi ini sudah diberikan kepada kepala dinas dan kepala daerah masing-masing," kata dia.

Oleh karena itu, Yurianto menyampaikan pentingnya masyarakat untuk disiplin melakukan social distancing dan satu sama lain saling mengingatkan.

"Harapan kita masyarakat saling mengingatkan."

"Karena kita sudah mulai menyiapkan rumah sakit tambahan untuk screening tes untuk rapi tes corona," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin Cahyani/Maliana) (Kompas.com/Kontributor Surabaya, Ghinan Salman)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan