Virus Corona

Dua Skema Penyaluran APD ke Daerah, Diantar ke Daerah Sulit dan Dijemput di Jakarta

Skema pertama adalah APD tersebut di antar ke daerah-daerah yang memiliki kesulitan akses transportasi dan daerah perbatasan.

Dua Skema Penyaluran APD ke Daerah, Diantar ke Daerah Sulit dan Dijemput di Jakarta
Instagram @aniesbaswedan
Ribuan ADP untuk menangani wabah virus corona tiba di Balaikota DKI Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Paban IV Operasi Dalam Negeri, Staf Operasi TNI Kolonel Infanteri Aditya Nindra Pasha menjelaskan dua skema penyaluran Alat Pelindung Diri (APD) dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 ke seluruh daerah di Indonesia.

Skema pertama adalah APD tersebut di antar ke daerah-daerah yang memiliki kesulitan akses transportasi dan daerah perbatasan.

Untuk melakukan hal tersebut ia mencontohkan selama ini TNI telah membantu pendistribusian APD ke Provinsi Papua dan Papua Barat dan wilayah perbatasan.

Hal itu disampaikannya saat konferensi pers Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB Jakarta Timur pada Jumat (27/3/2020).

"Pertama alat pelindung diri tersebut akan didorong khususnya kepada daerah-daerah yang memiliki kesulitan transportasi dalam hal ini TNI telah membantu untuk mendukung pelaksanaan pendistribusian ke wilayah di Provinsi Papua dan Papua Barat, kemudian juga di beberapa daerah yang berada di wilayah perbatasan," kata Aditya.

Skema kedua adalah perwakilan provinsi akan mengirimkan penghubung ke Jakarta.

"Kemudian mereka datang langsung untuk mengambil alat pelindung diri tersebut dibantu oleh beberapa alat angkut yang disiapkan oleh TNI yang berada atau berasal dari masing-masing wilayah," kata Aditya.

Setelah APD tersebut sampai ke wilayah masing-masing baik melalui skema pertama atau kedua, maka APD tersebut nantinya akan disalurkan ke titik-titik yang membutuhkan oleh Gugus Tugas Daerah Percepatan Penanganan Covid-19.

"Tentunya mereka yang lebih mengerti Bagaimana atau di mana wilayah-wilayah yang ada yang sangat membutuhkan. Sehingga gugus-tugas daerah akan memprioritaskan alat pelindung diri tersebut akan difungsikan ke tempat-tempat yang sangat membutuhka," kata Aditya.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved