Virus Corona

Komisi IX DPR Minta Kemenaker Kirim Bantuan kepada Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Sebab, sejak pemberlakuan lockdown di Malaysia, banyak PMI yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan logistik.

Komisi IX DPR Minta Kemenaker Kirim Bantuan kepada Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
GOH CHAI HIN / AFP
Seorang pengemudi becak mencari penumpang di Penang pada hari pertama lockdown sebagian di Malaysia pada 18 Maret 2020 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk mengirim bantuan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Malaysia.

Sebab, sejak pemberlakuan lockdown di Malaysia, banyak PMI yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan logistik.

Terlebih pemerintah Malaysia sudah mengumumkan perpanjangan lockdown hingga 14 April mendatang.

Jika virus corona belum mereda, tidak tertutup kemungkinan lockdown akan diperpanjang lagi.

Hal itu disampaikannya melalui keterangan pers yang telah dikonfirmasi Tribunnews, Jumat (27/3/2020).

"Saya menerima banyak pengaduan terkait masalah ini. Termasuk dari organisasi Pusat Penyelesaian Permasalahan WNI di Malaysia dan juga dari Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia. Saya kira ini tidak bisa dikesampingkan. Kementerian ketenagakerjaan harus segera merumuskan langkah dalam memberikan bantuan kepada mereka," kata Saleh.

Dia mengatakan bantuan tersebut perlu diberikan mengingat para PMI di Malaysia banyak yang bekerja di sektor informal seperti buruh bangunan, buruh pabrik, restoran, cleaning service, dan lain-lain.

Mereka yang bekerja di sektor informal ini rata-rata menerima gaji harian atau mingguan.

Dengan kondisi lockdown itu, dipastikan mereka tidak bisa bekerja, terutama mereka yang tidak memiliki kontrak kerja resmi.

“Pihak majikan tentu dengan mudah melepas mereka tanpa beban. Akibatnya, mereka akan tinggal di rumah atau tempat kos-kosan tanpa penghasilan. Menurut informasi yang saya terima, persediaan dan tabungan mereka saat ini sudah sangat tipis sekali. Belum tentu bisa bertahan sampai pertengahan April nanti," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved