Virus Corona

Disinfektan Disemprotkan Langsung ke Badan Tak Disarankan, WHO Ungkap Bahayanya & Beri Solusi Ini

WHO memberikan penjelasan mengenai bahaya menyemprotkan cairan disinfektan langsung ke badan.

Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Proses pembersihan atau sterilisasi kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta dengan cairan disinfektan, Jumat (13/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - WHO memberikan penjelasan mengenai bahaya menyemprotkan cairan disinfektan langsung ke badan.

Cairan disinfektan yang disemprotkan langsung ke badan ternyata tidak disarankan.

Seperti yang diketahui saat ini orang-orang berlomba membuat cairan disinfektan untuk mencegah virus corona atau Covid-19.

Beberapa wilayah telah disemprotkan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Cairan disinfektan disemprotkan ke ruangan atau lokasi yang kerap dilewati orang.

Kendati demikian ada juga disinfektan yang disemprotkan ke badan.

 WHO Peringatkan Disinfektan Berbahaya Bagi Tubuh Manusia, Walikota Surabaya Risma: Cairan Kita Aman

 Demi Cegah Corona, Rumah Mewah Sule Disemprot Disinfektan, Terungkap Segini Biaya yang Dikeluarkan

Lawan corona, membuat disinfektan sendiri
Lawan corona, membuat disinfektan sendiri (Freepik)

Langkah itu diharapkan mampu menghilangkan virus yang menempel pada tubuh atau pakaian.

Namun hal itu ternyata tidak disarankan.

Seperti halnya yang ada pada booth disinfektan dengan tujuan membunuh virus corona yang menempel di permukaan badan dan pakaian.

Orang yang masuk ke booth disinfektan akan disemprot cairan berbahan kimia.

HALAMAN SELANJUTNYA ========>

Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved