Bertambah Lagi Dokter Meninggal, IDI Kabarkan dr Lukman Shebubakar Tutup Usia
Di tengah wabah Corona atau Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali mengabarkan dokter yang meninggal dunia.
TRIBUNNEWS.COM - Di tengah wabah Corona atau Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali mengabarkan dokter yang meninggal dunia.
Lewat akun Twitter resminya, @PBIDI, IDI mengumumkan Dr dr Lukman Shebubakar, Sp.OT (K),Ph.D tutup usia, Sabtu (4/4/2020).
dr Lukman Shebubakar merupakan anggota IDI Cabang Jakarta Selatan.
Kabar duka meninggalnya dr Lukman Shebubakar merupakan kabar duka kedua yang disampaikan IDI pada hari ini.
Beberapa jam sebelumnya, akun Twitter IDI mengabarkan meninggalnya dua dokter.
Dua dokter itu yakni dr Bernadette Albertine Francisca T, Sp,THT-KL dan dr Ketty Herawati Sultana.
Baca: Waspada Mata Merah dan Berair Bisa Jadi Gejala Covid-19, Ini Penjelasan Dokter Spesialis
dr Bernadette merupakan dokter yang menjadi anggota IDI Cabang Makassar.
Sementara dr Ketty Kerawati Sultana merupakan anggota IDI Cabang Tangerang Selatan.
Wakil Ketua Umum IDI, dr Adib Khumaidi, mengatakan tiga dokter yang meninggal hari ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.
"Ketiganya meninggal hari ini. Info yang kami terima, ketiganya (berstatus) PDP Covid-19," ujar Adib saat dihubungi Tribunnews.com melalui sambungan telepon.
Ditanya apakah ketiganya positif Corona, Adib mengatakan IDI belum bisa memastikan hal itu.
Hal ini karena IDI tidak menerima data konfirmasi positif atau pun hasil swab test dari dokter-dokter yang meninggal.
"Permasalahannya kita di IDI tidak menerima data terkait konfirmasi positifnya, biasanya itu ke rumah sakit. Kita dapat info saja dari teman-teman kalau ini dirawat dengan (status) PDP Covid. Hasil swabnya, konfirmasi positifnya seringkali kita tidak mendapatkan data lengkapnya," beber dia.
Dengan meninggalnya tiga dokter hari ini, Adib menyatakan terdapat 18 dokter yang meninggal selama wabah Covid-19 di Indonesia.
Jumlah itu di luar dokter gigi yang meninggal.
"Kalau tidak salah (total) sekitar 18 dokter. Itu belum sama dokter gigi. Ada juga informasi hari ini dokter gigi yang meninggal satu. Ya mungkin ada sekitar 4 atau 5 (dokter gigi meninggal)," terang dia.
Sebelumnya, Tribunnews.com telah menghubungi Ketua Umum IDI, dr Daeng M Faqih.
Namun, panggilan telepon dan pesan WhatsApp Tribunnews belum direspons.
Dalam beberapa hari terakhir, IDI kerap menyampaikan kabar duka terkait meninggalnya dokter.
Jumat (3/4/2020) kemarin, IDI mengabarkan Prof Dr dr Nasrin Kodim yang merupakan Guru Besar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) meninggal dunia.
Baca: Bayi ini Menjerit Kesakitan, Sang Ibu Kaget Saat Dokter Keluarkan Benda Aneh ini dari Perutnya
Pada Selasa lalu, IDI juga berduka karena meninggalnya dua dokter yang menjabat sebagai direktur rumah sakit.
Mereka adalah dokter Efrizal Syamsudin dan dokter Ratih Purwarini.
Almarhum dokter Efrizal merupakan Direktur RSUD Prabumulih.
Sedangkan almarhumah dokter Ratih adalah Direktur RS Duta Indah Jakarta Utara.
(Tribunnews.com/Daryono/Wahyu Gilang P)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kabar-duka-dokter-dr-dr-lukman-shebubakar-meninggal.jpg)