Virus Corona
UPDATE Corona di Kalimantan 5 April 2020: Kaltim Terbanyak dengan 30 Kasus
Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur mencapai sejumlah 30 orang per Minggu (5/4/2020).
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah kembali memperbarui data persebaran virus Corona (Covid-19) per Minggu (5/4/2020).
Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur kini mencapai sejumlah 30 orang.
Jumlah tersebut berdasarkan data persebaran yang dilansir covid19.go.id dengan pembaruan terakhir pukul 15.40 WIB.
Jumlah tersebut mengalami penambahan sebanyak 6 kasus baru dibanding, Sabtu (4/4/2020).
Sementara, pasien yang sembuh dari paparan virus Covid-19 di Kalimantan Timur sebanyak satu orang.
Pun dengan pasien meninggal dunia akibat virus corona sebanyak satu orang.
Sementara, jumlah kasus positif di Kalimantan Barat mencapai 10 orang atau sama dari hari sebelumnya.
Jumlah pasien sembuh juga masih tetap sama yaitu 2 orang dan pasien meninggal 2 orang.
Di Kalimantan Tengah terdapat 11 kasus positif corona.
Baca: 35 Gambar Poster Virus Corona dan Pencegahannya, Bisa Dibagikan dan Jadi Bahan Edukasi
Kabar bahagianya, ada penambahan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh yakni 2 orang pada hari ini.
Sehingga, total pasien sembuh di Kalteng mencapai 4 orang.
Kalimantan Selatan mengalami penambahan jumlah kasus positif sebanyak 8 orang, sehingga total keseluruhan 16 orang.
Adapun untuk pasien sembuh dan meninggal masih sama-sama kosong.
Terakhir, Kalimantan Utara hingga kini tidak ada penambahan jumlah baik dari pasien positif, sembuh, dan meninggal.
Diketahui, jumlah kasus positif di Kalimantan Utara sebanyak 8 orang.
Hingga kini, secara keseluruhan kasus Covid-19 Indonesia tercatat sebanyak 2.273 orang per Minggu (5/4/2020).
Data tersebut dengan pembaruan terakhir pukul 15.40 WIB.
Pada jumlah tersebut terdapat 1.911 orang yang sedang dalam perawatan.
Sementara untuk pasien yang telah dinyatakan sembuh dari seluruh rumah sakit di Indonesia ada 164 orang.
Baca: 30 Ribu Napi akan Dilepas demi Cegah Corona, Mahfud MD: Itu Napi Umum, Tak Ada Bicara Koruptor
Pasien sembuh di Indonesia mengalami kenaikan jumlah yakni 14 orang dan menjadi 164.
Lalu, untuk korban yang terkonfirmasi meninggal dunia di Indonesia sebanyak 198 orang.
Angka ini mengalami kenaikan dibanding hari sebelumnya yang tercatat 191 orang.
Hal ini telah disampaikan pula oleh Juru Bicara Kepresidenan khusus Corona, Achmad Yurianto.
Yuri melaporkan perkembangan pencatatan kasus konfirmasi positif dari Covid-19.
"Pada hari ini telah bertambah lagi 181 orang konfirmasi positif, sehingga total menjadi 2.273."
"Ada 14 orang yang sudah dinyatakan sembuh, sehingga menjadi 164 orang."
"Masih ada 7 orang yang meninggal, sehingga jumlahnya menjadi 198," ujar Yuri dalam konferensi pers, Minggu sore (5/4/2020), dilansir YouTube BNPB Indonesia.
Dalam kasus merebaknya virus Corona ini, Yuri mengatakan data persebaran tersebut dapat menjadi gambaran, di luar masih rentan terjadi penyebaran virus.
"Ini gambaran yang kita yakini, di luar masih terjadi penularan. Masih ada kasus positif tanpa gejala yang berada di tengah-tengah kita," ungkapnya.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk wajib menjaga jarak di dalam berkomunikasi sosial.
Baca: Kasus Corona di Singapura Bertambah, Tercatat 1.189 Orang Positif Covid-19
Selanjutnya, ia juga mengingatkan agar masyarakat Indonesia selalu memakai masker apabila hendak keluar rumah.
Tak hanya itu, Yuri juga sempat menyinggung masyarakat yang belum rajin dan disiplin untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Yuri mengatakan, pemerintah Indonesia yakin, bersama kepedulian masyarakat maka Indonesia dapat mengendalikan penyebaran wabah virus Covid-19.
"Kita bisa memberantas penyakit ini. Dengan bersama-sama kita bisa menyelesaikan permasalahan Covid-19 ini," kata Yuri.
Ia juga menyampaikan masyarakat yang sehat sebaiknya menggunakan masker kain untuk mencegah penyebaran virus corona.
"Sekali lagi kami meminta, semuanya mulai hari ini gunakan masker. Masker untuk semua."
"Saling mengingatkan, mana kala ada yang tidak menggunakan masker, ingatkan agar menggunakan masker," kata Yuri.
Yuri meminta agar masyarakat Indonesia dapat dan mau menunda segala kepentingan untuk tetap berada di rumah.
Bahkan, ia meminta agar masyarakat tidak melakukan mudik atau pulang kampung.
Hal ini ditakutkan penyebaran virus akan membawa hinggu ke kampung halamannya apabila orang tersebut ternyata positif virus Corona.
Yuri meminta, masyarakat dapat melakukan komunikasi tanpa harus berkontak.
Tetapi, mereka dapat melakukan komunikasi sosial dengan menggunakan jaringan telekomunikasi.
(Tribunnews.com/Nidaul Urwatul Wutsqa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kasus-positif-virus-corona-covid-19-di-provinsi-kalimantan-timur-mencapai-sejumlah-30-orang.jpg)