Agus Pambagio Nilai Pemerintah Tak Lambat tapi Berkelok-kelok soal Corona: Ya Sudah Saya Pilih Diam

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio turut mengomentari soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Channel YouTube Kompas TV
Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio turut mengomentari soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio turut mengomentari soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Agus Pambagio menilai kebijakan tersebut tidak membuat pemerintah terkesan lamban.

Meski demikian, Agus Pambagio menilai kebijakan tersebut berkelok-kelok.

Menurutnya, seharusnya pemerintah memberlakukan karantina seperti dalam undang-undang kekarantinaan.

Meski demikian Agus mengatakan, dirinya akan mendukung apa pun keputusan pemerintah.

"Lambat tidak, tapi berkelok-kelok saya setuju IDI (Ikatan Dokter Indonesia) bahwa harus sebaiknya kan dikarantina karena undang-undangnya adalah karantina."

"Ya sudah, saya akan dukung apa pun keputusan pemerintah, tapi ada beberapa hal seperti yang Anda katakan Gubernur Jakarta itu empat hari karena waktu diajukan keputusan Menteri Kesehatannya kan belum keluar, jadi hitungannya dua hari maksimum," ujar Agus.

Menurutnya selama ini negara sibuk dengan istilah-istilah yang membuat masyarakat bingung.

"Jadi kita sibuk definisi sebuah istilah, lockdown, kemudian karantina, kemudian social distancing, terus PSBB itu kan lama proses muter-muter, masyarakat bingung."

"Dan perdebatan juga di publik itu ada hal itu, sebetulnya karena sudah kritis sekali," katanya.

>>> Halaman selanjutnya

Berita Populer
Editor: Atri Wahyu Mukti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved