Breaking News:

Kuasa Hukum Belum Respons Pengajuan Asimilasi Abu Bakar Baasyir

"Belum (ada), mungkin pemerintah lagi sibuk ngurusin Covid-19 sendiri," ujar Michdan kepada Tribunnews.com

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Baasyir keluar dari ruang pemeriksaan Rumah Sakit Mata Aini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (29/2/2012). Terpidana perkara terorisme ini menjalani pemeriksaan mata di Rumah Sakit Aini dan rencananya akan menjalani operasi pada mata kanannya 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Abu Bakar Baasyir, Achmad Michdan, mengatakan sejauh ini pemerintah belum merespons terkait pengajuan asimilasi kliennya itu.

"Belum (ada), mungkin pemerintah lagi sibuk ngurusin Covid-19 sendiri," ujar Michdan kepada Tribunnews.com, Senin (13/4/2020).

Baca: Tampar Perawat karena Kesal Diingatkan Pakai Masker, Satpam Ini Terancam Hukuman 2 Tahun Penjara

Diketahui, narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (81) mengajukan permohonan asimilasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tengah wabah Covid-19.

Permohonan asimilasi itu diajukan lewat sebuah surat yang dikirimkan kepada Jokowi pada Jumat, 3 April 2020.

"Surat ini kami sampaikan kepada Bapak Presiden Ir. Joko Widodo dan Menteri Hukum dan HAM Bapak Prof. Yasonna Hamonangan Laoly untuk menyampaikan pendapat kami perihal asimilasi dan hak integrasi KH. Abu Bakar Baasyir dari sisa pemidanaan beliau yang saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur," kata Michdan.

Pihaknya mengapresiasi kebijakan Kemenkumham terkait pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi para narapidana dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Atas dasar itu, Michdan meminta pemerintah juga memberikan asimilasi kepada Baasyir. Salah satu pertimbangannya adalah karena kliennya masuk dalam kategori usia rentan terpapar Covid-19.

Pertimbangan lainnya, lanjut dia, ialah keterbatasan untuk melakukan jarak fisik atau physical distancing di rutan serta terbatasnya pelayanan kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved