Breaking News:

Kisah Viral Pak Ngadino: Tukang Becak Numpang Pipis Diteriaki Maling, Dibogem Satpam Museum

Dengan sangat jelas, Ngadino yang dituduh pencuri babak belur dihajar tiga orang satpam Museum Keris.

TRIBUN SOLO/INSTAGRAM
Ngadino, tukang becak yang dipukuli satpam di Galeri Keris Solo. 

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Malang benar Pak Ngadino. Pria asal Sukoharjo yang sehari-hari mengais rezeki dengan menjadi tukang becak di Kota Solo ini menjadi sasaran pemukulan oleh tiga satpam Museum Keris di Kota Solo.

Dia diduga dipukuli karena hal sepele, menumpang pipis lalu diteriaki maling. Video rekaman pemukulan atas Ngadino oleh tiga satpam Museum Keris Solo pun viral di media sosial. 

Aksi penganiayaan yang dialami tukang becak bernama lengkap Ngadino Dipto Wiyono itu memancing perhatian Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Gubernur meminta kepada Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Kapolresta Solo, Kombes Andy Rifai, agar kasus ini diusut tuntas.

Keluarga korban yang tak terima melaporkan peristiwa itu ke kepolisian. Tukang becak tersebut dituduh pencuri hingga dianiaya oleh satpam.

Dugaan penganiayaan terjadi pada Jumat (17/4/2020) pukul 15.30 WIB di museum yang berada di Jalan Bhayangkara Nomor 2, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Namun video berdurasi 30 detik itu viral pada Minggu (19/4/2020) setelah tersebar di berbagai akun medsos.

Kronologi Versi Keluarga

Menantu Ngadino, Toni Handriyanto menceritakan kejadian dugaan penganiayaan terjadi seusai mertuanya menurunkan penumpang di selatan Museum Keris.

Setelah itu, Ngadino bermaksud menumpang buang air di sebuah toilet yang terletak di Museum Keris Solo.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved