Breaking News:

Ramadan 2020

Sepanjang Ramadan Ini Dipastikan Tidak Ada Salat Tarawih dan Bukber di Masjid Istiqlal

Ismed mengatakan kegiatan berbuka puasa bersama dan iktikaf yang identik selama Ramadan juga ditiadakan.

Tribunnews/Reza Deni
Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang isbat (penetapan) awal Ramadan 1441 Hijriah yang digelar Kementerian Agama menetapkan Ramadan 2020 dimulai pada hari ini, Jumat (20/4/2020) ini.

Penetapan awal Ramadan ini merujuk pada pemantauan hilal atau bulan sabit awal di 81 titik wilayah di Indonesia.

”Kami menetapkan awal Ramadan 1441 Hijriah jatuh hari Jumat, 24 April 2020," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers usai sidang isbat di Kantor Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2020).

Dalam sidang yang dimulai pukul 17.00 WIB, petugas Kemenag di berbagai wilayah melaporkan bahwa mereka sudah melihat hilal.

Menurut perhitungan, untuk menentukan 1 Ramadan adalah ketinggian hilal minimal 2°, dengan umur hilal minimal 8 jam.

Menurut anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya dalam sidang, ketinggian hilal di seluruh titik pemantauan terlihat di atas 3 derajat.

"Bagaimana dengan seluruh wilayah Indonesia? Sangat menggembirakan, mengapa? Ketinggian hilal saat terbenamnya matahari di seluruh Indonesia berkisar 2,70 derajat di Jayapura, 3,77 di Bengkulu."

"Aceh kurang 3,75 tapi ada keuntungan, hilalnya paling tua karena terbenamnya matahari paling belakangan di Indonesia," jelas Cecep.

"Kemungkinan di barat jauh lebih besar dari timur, sekali pun seluruh Indonesia sudah ijtima, pukul 09.26 WIB tinggi hilal 2,70 derajat sampai 3,75 derajat. Ini yang menggembirakan, sudah cukup disini," lanjutnya.

Hasil sidang isbat pemerintah ini sama seperti penetapan Muhammadiyah yang sudah lebih dulu menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Jumat, 24 April 2020.

Halaman
123
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved