Kamis, 28 Mei 2026

Virus Corona

Politisi PDIP: Jangan Buru-buru Longgarkan PSBB

Pemerintah diminta benar-benar mengkaji kebijakan yang diambil terkait relaksasi PSBB dan harus mengacu kepada UU Kedaruratan Kesehatan.

Tayang:
AFP/JUNI KRISWANTO
Seorang staf medis Indonesia (kiri) mengambil sampel darah dari seorang pemuda setelah ia melanggar pembatasan sosial skala besar (PSBB) di kantor pusat polisi, Surabaya. Minggu. (3/5/2020). (AFP/JUNI KRISWANTO) 

Ia mencontohkan bentuk-bentuk relaksasi PSBB nantinya antara lain rumah makan dan tempat perbelanjaan akan bisa beroperasi dengan protokol khusus yang dirancang pemerintah.

"Misalnya rumah makan boleh buka dengan protokol begini, kemudian orang boleh berbelanja dengan protokol begini, dan seterusnya dan seterusnya ini sedang dipikirkan," kata Mahfud.

Karena itu menurutnya saat ini yang diperlukan adalah kesadaran bersama dari semua pihak untuk tetap mematuhi aturan keamanan yang diatur oleh pemerintah terkait covid-19 yang ada antara lain menjaga jarak fisik.

Hal itu karena menurutnya saat ini siapapun yang lengah akan bisa terkena covid-19

"Sekarang ini sama, sama-sama posisinya di depan covid itu sama, siapapun yang lengah akan diserang oleh sebab itu kita harus saling sama-sama menjaga jangan biarkan ditulari orang lain dan jangan juga menulari orang lain. Nah itulah sekarang protokol yang diatur oleh pemerintah," kata Mahfud.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved