Virus Corona
Kemendikbud Akui Jaringan Internet Kendala Utama Pembelajaran Daring
Kemendikbud terus melakukan pemantauan kualitas pembelajaran daring melalui survei.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengungkapkan saat ini hampir seluruh perguruan tinggi menerapkan pembelajaran daring.
Pembelajaran daring diberlakukan setelah pandemi corona terjadi di Indonesia.
"Pembelajaran berubah tiba-tiba seolah di instruksi oleh virus ini, dan tiba-tiba 98 persen perguruan tinggi bisa melakukan pembelajaran daring," ujar Nizam melalui keterangan tertulis, Rabu (20/5/2020).
Meski begitu, Nizam mengakui masih ada kendala jaringan saat pembelajaran daring.
Kemendikbud terus melakukan pemantauan kualitas pembelajaran daring melalui survei.
"Tentu ada kesenjangan, tapi kami selalu memantau dari survei yang dilakukan. Dari berbagai pertemuan yang dilaksanakan secara daring, infrastruktur jaringan itu yang menjadi kendala utama," tutur Nizam.
Meski masih terdapat kendala, namun Nizam mengatakan para mahasiswa telah merasakan efektifitas pembelajaran daring.
"Respons dari survey, para mahasiswa 90 persen mengatakan pembelajaran tetap bisa efektif bisa berjalan," tutur Nizam.
Saat ini, Kemendikbud telah menyediakan platform SPADA untuk berbagi konten dari perguruan tinggi satu dengan yang lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kegiatan-belajar-dari-rumah-satu-cinta-indonesia-berbaju-pink-di-bekasi.jpg)