Istana: Silahturahmi Lebaran Bisa Dilakukan Secara Daring

Istana Kepresidenan memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak akan menggelar open house saat Idul Fitri 1441 Hijriah.

Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Istana Kepresidenan memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak akan menggelar open house saat Idul Fitri 1441 Hijriah.

Tentunya, hal ini terkait wabah virus corona (Covid-19) yang masih melanda Indonesia.

Juru Bicara Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia pun mengajak, untuk tetap melakukan silahturahmi saat Lebaran.

Namun, memanfaatkan silahturahmi yang digelar secara daring.

Baca: Anis Matta: Perlu Pendekatan Geopolitik Dalam Menghadapi Dampak Covid-19

"Kita bisa saling bersilaturahmi secara daring pada saat lebaran nanti dengan sanak keluarga, kerabat, dan sahabat tanpa harus memaksakan diri untuk melakukan pertemuan fisik," kata Angkie Yudistia kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Angkie menyadari, silahturami secara daring bisa meminimalisir terjadi kerumunan massa atau orang.

Alasannya, open house memungkinkan terjadinya pertemuan massa dan interaksi jarak dekat sehingga berpeluang terjadinya penyebaran virus corona secara cepat.

Baca: Makanan Khas Idul Fitri di Berbagai Negara di Dunia, Kue Luih di Malaysia, Kue Kahk dari Mesir

"Maka, hal ini dihindari oleh presiden yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran dibawahnya," jelasnya.

Angkie mengatakan, Presiden Jokowi memahami bahwa momentum lebaran adalah adanya kegiatan saling berkomunikasi secara langsung untuk bermaaf-maafan dengan orang terdekat.

Namun, situasi hari ini tentu belum memungkinkan untuk melakukan hal tersebut.

Baca: Baim Wong Murka Dengan Oknum Minta Bantuan yang Buntuti Mobilnya 2 Hari: Bukan Caranya Kayak Begitu!

"Kita tentunya ingin hidup normal kembali seperti saat sebelum pandemi ini menjadi problem bersama masyarakat internasional. Namun, tentu ada konsekuensi dari ini semua untuk kemudian tetap melanjutkan aktifitas di depan dengan sejumlah adaptasi yang berkaitan dengan aturan terhadap kesehatan dan kebersihan," kata Angkie.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved