Breaking News:

Virus Corona

KBRI Cairo Pulangkan 129 WNI Stranded di Mesir

Para WNI yang pulang mayoritas adalah peserta kursus atau pelatihan baik Bahasa Arab maupun Ilmu Agama Islam yang telah menyelesaikan programnya.

KBRI Cairo
Sebanyak 129 warga negara Indonesia (WNI) yang tertunda kepulangannya (stranded) di Mesir berhasil dipulangkan, Kamis (21/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, KAIRO - Sebanyak 129 warga negara Indonesia (WNI) yang tertunda kepulangannya (stranded) di Mesir berhasil dipulangkan, Kamis (21/5/2020).

KBRI Cairo dalam keterangannya mengatakan ini merupakan repatriasi tahap kedua yang berhasil dilakukan.

"Repatriasi Tahap II ini berbeda dengan repatriasi sebelumnya yaitu kali ini dengan menyewa pesawat Air Cairo," ujar Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Mesir, Helmy Fauzy dalam keterangannya, Kamis (21/5/2020).

Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) di Filipina pulang ke Indonesia lewat repatriasi mandiri pada Kamis (14/5/2020)
Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) di Filipina pulang ke Indonesia lewat repatriasi mandiri pada Kamis (14/5/2020) (Dok. KBRI Manila)

Akibat kebijakan penutupan penerbangan komersil penumpang internasional di Mesir yang berlangsung sejak tanggal 19 Maret 2020 hingga sekarang sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19, WNI yang mengalami stranded di Mesir terus bertambah.

Para WNI yang pulang mayoritas adalah peserta kursus atau pelatihan baik Bahasa Arab maupun Ilmu Agama Islam yang telah menyelesaikan programnya sejak awal Mei 2020.

Baca: Tak Tergiur Bayaran Fantastis dari KTM, Jack Miller Dapat Berkah di Ducati

Berkat kerja sama antara KBRI Cairo, pemerintah Mesir dan Air Cairo, 129 WNI berhasil difasilitasi kembali ke Indonesia pada tanggal 21 Mei 2020.

"KBRI Cairo telah berkoordinasi dengan Pusat, Pemerintah Mesir dan Air Cairo untuk persiapan repatriasi tersebut," jelas Dubes RI Cairo, Helmy Fauzy.

Sebanyak 66 WNI yang mayoritas merupakan siswa program magang dan pertukaran pelajar kembali ke Indonesia dengan penerbangan Garuda Indonesia yang menggunakan izin khusus repatriasi WNI ke tanah air.
Sebanyak 66 WNI yang mayoritas merupakan siswa program magang dan pertukaran pelajar kembali ke Indonesia dengan penerbangan Garuda Indonesia yang menggunakan izin khusus repatriasi WNI ke tanah air. (Foto dok. KBRI Bangkok)

129 WNI tersebut yang berhasil direpatriasi tersebut antara lain terdiri dari 108 siswa Sekolah Al Irsyad Purwokerto yang telah menyelesaikan program pelatihan Bahasa Arab di Mesir, dan selebihnya yaitu peserta pelatihan dakwah serta WNI yang tengah berkunjung ke Mesir.

Repatriasi Tahap II tersebut kembali menggunakan maskapai Air Cairo dengan skema chartered flight atau sewa pesawat.

Baca: Detik-detik Remaja Dililit Ular Piton hingga Pingsan, Ekor Masuk ke Hidung, Telinga Keluar Darah

Pesawat itu akan kembali ke Cairo tanpa penumpang atau kosong.

Biaya sewa pesawat dibebankan kepada masing-masing peserta repatriasi.

"Hal ini berimplikasi pada biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar," ucap Helmy Fauzy.

KBRI Damaskus mengeluarkan 28 WNI/TKI dari Suriah ke Lebanon dalam gelombang repatriasi ke-280.
KBRI Damaskus mengeluarkan 28 WNI/TKI dari Suriah ke Lebanon dalam gelombang repatriasi ke-280. (KBPR Damaskus)

Seluruh peserta repatriasi tahap II telah diminta untuk melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang telah ditentukan sebagai syarat untuk kembali ke tanah air.

Untuk kelancaran perjalanan hingga ke daerah masing-masing di Indonesia, seluruh peserta repatriasi telah dibekali dengan surat keterangan dari KBRI Cairo.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved