Lebaran 2020

DPR: Jangan Ada Tindakan Represif Jika Ada Umat Islam Salat Idul Fitri di Lapangan

Yandri meminta semua pihak menghormati jika ada umat Islam yang tetap menggelar Salat Idul Fitri di lapangan atau di masjid.

WARTA KOTA/henry lopulalan
SALAT ID-Ribuan jemaah menjalani Salat Idul Fitri 1439 Hijriah di ruas jalan raya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (15/6). Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan Idul Fitri 1436 H jatuh ada hari Jumat (15/06/2018). -Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi VIII DPR RI mengajak masyarakat menyambut gembira Hari Raya Idul Fitri 1441 H karena pelaksanaannya serentak di tengah pandemi Covid-19.

"Semoga ini menjadi kekuatan bangsa untuk bangkit bersama dalam melawan corona," kata Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto melalui keterangannya, Sabtu (23/5/2020).

Yandri mengatakan Komisi VIII DPR menyambut baik keputusan pemerintah untuk meminta umat Islam melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah.

Namun, ia meminta semua pihak menghormati jika ada umat Islam yang tetap menggelar Salat Idul Fitri di lapangan atau di masjid.

Sebab, ia melihat fakta menjelang Idul Fitri, banyak kegiatan yang menimbulkan kerumunan tanpa menerapkan protokol Covid-19.

Baca: Foto-foto Ramainya Pengunjung Pasar Kebayoran Lama Jelang Idul Fitri di Tengah Pandemi Corona

Dan pemerintah cenderung membiarkan tanpa ada tindakan yang serius.

"Jangan ada tindakan represif dari pihak keamanan polisi, tentara atau Satpol PP atau pihak lain lurah, kades, camat," ujar Politikus PAN itu.

Penulis: chaerul umam
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved