Lebaran 2020

Kementan Pastikan Stok Bawang Merah Aman di Pasaran

Pendistribusian komoditas satu ini pun terus dipantau, terutama dari wilayah surplus ke daerah-daerah minus

Kementan
Ilustrasi bawang merah 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pandemi virus corona (Covid-19) tidak berdampak pada ketersediaan komoditas bawang merah di pasaran jelang momen Lebaran.

Hingga H-1 Lebaran, Kementan terus fokus mengawal ketersediaan pangan pokok, satu diantaranya bawang merah.

Pendistribusian komoditas satu ini pun terus dipantau, terutama dari wilayah surplus ke daerah-daerah minus.

Karena bisa berimbas pada naiknya harga bawang merah pada momen Lebaran.

Seperti yang disampaikan Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto saat melepas langsung pengiriman bawang merah di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2020).

Baca: Covid-19 Seperti Tak Berpengaruh, Pengunjung Mal di Surabaya Membeludak Jelang Lebaran

"Menjelang lebaran ini, kami pantau langsung kondisi pasokan bawang merah dan distribusinya. Faktanya, masih banyak hasil panen yang ditemui,” ujar Prihasto.

Ia mengatakan bahwa selama pandemi ini pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung pemasaran produk hortikultura, termasuk bawang merah.

Hal ini dilakukan untuk menstabilkan harga bawang merah di pasaran.

"Kami fasilitasi biaya ongkos kirim untuk mengirim bawang merah dari sentra surplus ke daerah yang minus. Tujuannya untuk menstabilkan harga dan konsumen tidak terbebani dengan penambahan biaya angkut," kata Prihasto.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved