Breaking News:

Virus Corona

Data Pasien Covid-19 Bobol, Achmad Yurianto Bungkam

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto ketika ditanya mengenai data pasien Covid-19 yang diretas

ist
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto bungkam ketika dimintai keterangan terkait bobolnya data pasien Covid-19 di Indonesia.

Diberitakan Kompas.com, ia tak menjawab ketika ditanya mengenai bagaimana data itu bisa diretas.

Ia hanya menyampaikan terima kasih, dan mengatakan sudah menyerahkan kasus ini pada polisi.

"Terima kasih, tinggal kita serahkan ke pihak berwajib saja," kata Yurianto kepada Kompas.com, Sabtu (20/6/2020).

Ditanya mengapa data tersebut bisa diperjualbelikan, Yurianto juga bungkam.

Santer diberitakan sebelumnya, data yang selama ini selalu dirahasiakan oleh pemerintah, diduga telah diperjualbelikan oleh peretas atau hacker di situs dark web.

Peretas tersebut mengklaim memiliki 231.636 data pribadi pasien Covid-19.

Data tersebut dijual seharga 300 dollar AS atau sekitar Rp 4,2 juta di situs Raid Forums, situs yang digunakan hacker untuk menjual data pengguna Tokopedia beberapa waktu lalu.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved