Breaking News:

Virus Corona

Jokowi Minta Tenaga Medis Ditambah Di Daerah Zona Merah Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penambahan tenaga medis di daerah yang masih tinggi angka penularan

YouTube Sekretariat Presiden
Jokowi marahi para menteri di Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Kamis (18/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penambahan tenaga medis di daerah yang masih tinggi angka penularan virus corona (Covid-19).

Presiden menilai hal tersebut sangat penting mempercepat penanganan Covid-19.

Hal itu disampikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas terkait Percepatan Penanganan Dampak Pandemik Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6/2020).

"Bisa saja dilakukan dengan menambah personil dari pusat atau tenaga medis dari pusat untuk provinsi-provinsi di luar DKI yang menunjukan tren penyebaran yang masih tinggi," kata Jokowi.

Selain menambah tenaga medis, Kepala Negara juga memerintahkan jajaran menteri memperbanyak peralatan penanganan Covid-19. Tentunya, di khususkan untuk wilayah zona merah.

Baca: Jokowi Instruksikan Para Menteri Pelototi Kesiapan Daerah Menuju Kenormalan Baru

Baca: Jokowi Desak Para Menteri Buat Terobosan Baru Guna Percepat Penanganan Covid-19

Baca: Kejengkelan Jokowi saat Singgung Anggaran Kesehatan Baru Dicairkan 1 Persen: Uang Ke-Rem di Situ!

"Kedua, mungkin bisa dibantu lebih banyak peralatan. Dan betul-betul, dua hal tadi kita kontrol di provinsi," ucap Jokowi.

"Karena kalau tidak kita lakukan sesuatu, dan kita masih datar seperti ini, ini gak ada pergerakan yang signifikan," jelasnya.

 
 

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved