Kemenag Siapkan Layanan Daftar Haji Online dan Mobile
Kementerian Agama (Kemenag) menyebut tengah menyiapkan layanan online dan mobile untuk pendaftaran jemaah haji. Saat ini telah memasuki tahap akhir.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) menyebut tengah menyiapkan layanan online dan mobile untuk pendaftaran jemaah haji.
Direktur Layanan Haji dalam Negeri, Muhajirin Yanis, mengungkapkan inovasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan kepada calon jemaah haji.
"Kita siapkan dua inovasi, untuk memudahkan calon jemaah haji Indonesia yang ingin mendaftar haji, yakni melalui layanan mobile dan layanan online," kata Muhajirin melalui keterangan tertulis, Rabu (1/7/2020) lalu.
Menurutnya, inovasi ini merupakan pengembangan dari layanan pelunasan secara online yang sudah berjalan sejak dua tahun lalu.
Kala itu, pendaftaran online belum bisa dilakukan karena regulasinya masih disiapkan.
Baca: 897 Orang Mengajukan Permohonan Pengembalian Setoran Pelunasan Biaya Haji atau Bipih
Kebutuhan akan inovasi ini semakin dirasa pada masa pandemi.
Akibat proses pendaftaran masih harus dilakukan secara manual, maka layanannya dibatasi hanya lima jemaah per hari.
“Rancangan Peraturan Menteri Agama atau RPMA terkait ini sudah dibahas sejak tahun lalu," ujarnya.
"Regulasi ini antara lain menjelaskan makna diktum pendaftaran haji di kantor Kemenag yang ada dalam UU No 8 tahun 2019,” lanjut Muhajirin.
Menurut Muhajirin, nantinya fungsi kantor tidak hanya sebatas orang datang dan mengurus.
“Regulasi ini mengatur bahwa kantor tidak sebatas diartikan secara fisik yang mengharuskan orang datang, tapi juga bisa dimaknai lebih luas, termasuk sebagai layanan virtual,” sambungnya.
Baca: Haji Tahun Ini, Ekspatriat Dapat Kuota Lebih Banyak daripada Warga Arab Saudi
Jika regulasi pendaftaran haji secara online atau mobil sudah terbit, Muhajirin menyebut pendaftaran haji bisa lebih fleksibel.
Calon jemaah haji bisa memanfaatkan layanan mobile yang akan ditempatkan di sejumlah titik, tidak harus ke Kantor Kementerian Agama Kab/Kota setempat.
Selain itu, pendaftaran juga bisa dilakukan secara online.
"Jadi pendaftaran bisa dari manasaja. Misal calon jemaah sedang berada di luar kota atau bahkan luar negeri, tapi KTP nya Gorontalo, maka dia bisa mendaftar haji dari kota atau negara tersebut untuk kuota Gorontalo melalui layanan online yang disiapkan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bank-permata-luncurkan-tabungan-haji.jpg)