Breaking News:

Pelaksanaan Program Kartu Prakerja Melalui Digitalisasi Dinilai Meminimalkan Praktik Korupsi

Kartu Prakerja adalah terobosan digital ekosistem di dalam sebuah kebijakan pemerintah.

prakerja.go.id
Ilustrasi Kartu Prakerja dari website prakerja.go.id. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM - Co-Founder Katadata Insight Center, Metta Dharmasaputra menilai pelaksanaan program Kartu Pra kerja melalui digitalisasi bisa meminimalisasi praktik korupsi dalam sebuah implementasi kebijakan. 

Ia mengatakan Kartu Prakerja adalah terobosan digital ekosistem di dalam sebuah kebijakan pemerintah.

“Ini sebuah gerakan yang justru meminimalkan korupsi. Karena tidak ada aliran uang yang keluar, tidak ada cash yang keluar,” ujar Metta dalam Seminar Nasional virtual yang diselenggarakan Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) bertemakan Kupas Tuntas Kartu Prakerja, Sabtu (11/7/2020).

Metta menjelaskan Kartu Prakerja berbeda dengan Bantuan Sosial (Bansos). 

Baca: Setelah Dievaluasi, Kartu Prakerja Segera Berjalan Bulan Agustus 2020

Baca: Revisi Aturan, Peserta Kartu Pra Kerja Wajib Kembalikan Uang Bantuan Jika Tak Penuhi Syarat

Kartu Prakerja, kata dia, sejak awal didesain untuk memberi pelatihan guna meningkatkan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia menuju visi Indonesia Maju 2045.

“Kenapa tidak cash, Kartu Prakerja memang didesain bukan untuk bansos, tapi untuk pelatihan. Kita harus ada satu pemahaman bahwa ini (Kartu Prakerja) disusun tidak dalam kondisi normal (pandemi covid-19),” jelas Metta.

Baca: Jokowi Revisi Aturan Kartu Pra Kerja: Penerima Wajib Kembalikan Insentif jika Tak Memenuhi Syarat

Metta menambahkan, terobosan digital seperti apa yang dilakukan melalui Kartu Prakerja ini perlu terus didorong. 

Menurutnya, generasi muda terlebih para pencari kerja harus siap masuk ke era digital. 

“Ini sebuah terobosan yang jangan sampai dia layu sebelum berkembang dengan sehat. Saya malah bersyukur ini ada percepatan digitalisasi dengan adanya covid. Jadi saya kira kita justru harus apresiasi dengan kebijakan digital ini (Kartu Prakerja),” ujar Metta.

Halaman
12
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved