Breaking News:

Wapres Ma'ruf Ikut Hadir dalam Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Secara Virtual

Adapun pelaksanaan pelantikan, Ma'ruf hadir secara virtual di kediaman dinas, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat.

Dokumentasi Setwapres
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menghadiri Pelantikan Pamong Praja Muda Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXVII Tahun 2020 oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menghadiri Pelantikan Pamong Praja Muda Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXVII Tahun 2020 oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (29/7/2020).

Adapun pelaksanaan pelantikan, Ma'ruf hadir secara virtual di kediaman dinas, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat.

Dalam foto yang dibagikan oleh Setwapres, Ma'ruf mengenakan setelan jas berwarna gelap, berkopiah hitan serta mengenakan masker warna senada.

Baca: Jokowi Lantik 881 Pamong Praja Muda Angkatan 27 IPDN

Dirinya pun mengikuti upacara pelantikan yang dipimpin Presiden Joko Widodo dengan khidmat.

Ma'ruf pernah berpesan terkait dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bahwa SDM unggul merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global.

Oleh sebab itu, dalam mengembangkan SDM unggul, menurutnya, sebuah lembaga pendidikan tidak hanya cukup mengandalkan pembelajaran teoretis semata, tetapi juga harus dapat menangkap berbagai dinamika dalam masyarakat dan menjadi katalisator peningkatan kapasitas masyarakat.

“Selain penyempurnaan kualitas pendidikan yang berbentuk hard skill atau pendidikan pengembangan kemampuan teknis sesuai bidangnya, juga perlu didorong pengembangan soft skill atau pendidikan untuk meningkatkan kemampuan interpersonal,” pesan Ma'ruf pada acara Dies Natalis Universitas Terbuka (UT), Selasa (21/7/2020) lalu.

Di samping itu, pendidikan karakter menurutnya juga menjadi landasan bagi generasi muda untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia

“Akan tetapi metode pendidikan karakter tersebut haruslah lebih inovatif dan kreatif agar tetap menarik dan efektif. Pendidikan formal maupun pendidikan vokasi (adalah) kunci kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved