Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

Presiden Instruksikan Percepat Layanan Internet di 12.500 Desa dan Kelurahan

Hal itu disampaikan Presiden dalam rapat terbatas perencanaan transformasi digital, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Via Tribun Medan
Sejumlah siswa di Kabupaten Simalungin Sumatera Utara terpaksa memanjat pohon untuk mencari sinyal agar bisa belajar online. (Dokumentasi: Facebook Renni Rosari Sinaga). 


TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta percepatan penyediaan layanan internet di 12.500 desa atau kelurahan serta di titik-titik layanan publik.

Hal itu disampaikan Presiden dalam rapat terbatas perencanaan transformasi digital, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8/2020).

"Segera lakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital. Saya kita kemarin kita sudah bicara dengan Menkominfo mengenai ini. Kemudian percepatan penyediaan layanan internet di 12.500 desa atau kelurahan serta di titik-titik layanan publik," kata Presiden.

Baca: Cerita Siswa di Simalungun Belajar Online, Tempuh Perjalanan 2 Km dan Panjat Pohon demi Dapat Sinyal

Menurut Presiden, pandemi Covid-19 ini harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital.

Karena di masa Pandemi ini dan kedepannya mengubah cara kerja dan bertansaksi dari offline atau kontak fisik menjadi online atau digital.

"Karena di masa pandemic maupun next pandemic mengubah secara struktural, cara kerja, cara beraktivitas, cara berkonsumsi, cara belajar, cara bertransaksi yang sebelumnya offline dengan kontak fisik menjadi lebih banyak ke online dan digital," katanya.

Percepatan transformasi tersebut menurut Presiden harus disiapkan dengan matang.

Apalagi daya saing digital berdasarkan hasil survei IMD World Digital Competitiveness 2019, Indonesia berada pada peringkat 59 dari 63 negara.

"Memang kita di bawah sekali lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga kita di ASEAN, misalnya Thailand di posisi 40, Malaysia di posisi 26, Singapura di posisi nomor 2," pungkasnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan