Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Temukan 456 ASN Melanggar Netralitas, KASN: Ini Alarm bagi Pelaksaan Pilkada 2020

“Ini alarm Pilkada 2020 sudah berbunyi yaitu indikasi birokrasi berpolitik," kata Agus

KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Ilustrasi ASN - Sebanyak 36 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan positif Covid-19 per hari ini, Rabu (8/4/2020). Sementara itu, 210 ASN lainnya sedang dalam pengawasan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Aparatur Sipil Negara ( KASN) terus melakukan pemantauan terhadap ASN seiring semakin dekatnya gelara Pilkada 2020 pada 9 Desember 2020, mendatang.

Ketua KASN Agus Pramusinto mengungkapkan, data per 31 Juli 2020 terdapat 456 ASN yang dilaporkan melanggar netralitas.

Baca: KASN: Temuan Pelanggaran Netralitas ASN, Peringatan untuk Ajang Pilkada 2020

Sebanyak 27,6 persen dilakukan oleh Jabatan Pimpinan Tinggi.

Maka dari itu, Agus mengingatakan pentingnya netralitas ASN dalam Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan Agus dalam kampanye virtual Gerakan Nasional Netralitas ASN yang kedua dengan tema 'ASN Netral, Birokrasi Kuat dan Mandiri', Rabu (5/8/2020).

“Ini alarm Pilkada 2020 sudah berbunyi yaitu indikasi birokrasi berpolitik," kata Agus dalam keterangan persnya, Rabu (5/8/2020).

Agus menilai, banyaknya pucuk pimpinan birokrasi yang terlibat dalam pelanggaran netralitas ASN tentu berpotensi pada penyalahgunaan wewenang.

Agus menambahkan, pada Desember 2020 akan ada suksesi kepemimpinan di 270 daerah.

“Harus dipastikan pelaksanaan suksesi melalui Pilkada serentak ini tidak ada pengerahan birokrasi, karena ASN netral dan birokrasi tidak berpolitik itu harga mati," tegas Agus.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved