Breaking News:

Sekjen PDIP: Webinar Keempat TMP Bangun Kesadaran Publik Urgensi Pilkada di Tengah Pandemi

"Tema Webinar ini membangun ksadaraan publik terhadap pentingnya pelaksanaan Pilkada," ujar Hasto.

Istimewa
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka Webinar Nasional Keempat TMP, Minggu (9/8/2020) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Sebagai sayap pemuda PDI Perjuangan, Taruna Merah Putih (TMP) selalu punya gagasan kreatif untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk melalui webinar nasional keempat dengan tema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka Webinar Nasional Keempat TMP, Minggu (9/8/2020) malam.

Hadir dalam webinar ini sebagai pembicara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Tulang Bawang Winarti dan Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi.

"Tema Webinar ini membangun ksadaraan publik terhadap pentingnya pelaksanaan Pilkada. Meskipun kita menghadapi tantangan di tengah pandemi Covid-29," kata Hasto.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto  dan Ketua Umum TMP Maruarar Sirait pada Webinar Nasional Keempat TMP,  Minggu (9/8/2020) malam.
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua Umum TMP Maruarar Sirait pada Webinar Nasional Keempat TMP, Minggu (9/8/2020) malam. (ist)

Bagi PDI Perjuangan, jelas Hasto, Pilkada serentak pada Desember 2020 di tengah pandemi Covid-19 merupakan momentum untuk penguatan mekanisme kelembagaan di dalam menyiapkan seorang pemimpin. Pilkada juga berfungsi sebagai pendidikan politik dan kaderisasi kepemipinan.

PDI Perjuangan sendiri, lanjutnya, terus menerus menjalankan kaderisasi partai dan memperkuat mekanisme kelembagaan demokrasi melalui proses penjaringan dan penyaringan calon dari bawah.

Baca: PDIP Wajibkan Calon Kepala Daerah Punya Strategi Tingkatkan Imunitas Rakyat di Masa Pandemi

Kemudian PDI Perjuangan juga melakukan pemetaan politik, survei dan pertimbangan politik idoelogis strategis.

"Di dalam pengertian, mereka yang termasuk dalam organisasi terlarang tentu saja tidak mungkin kami calonkan. Mereka yang punya persoalan hukum, tidak mungkin kami calonkan sebagai calon kepala daerah. Ini komitmen bagi PDI perjuangan bahwa menjadi pemimpin itu harus betul-betul digerakan oleh api semangat berdasarkan pemahaman terhadap ideologi Pancasila," jelas Sekjen.

PDI Perjuangan, masih kata Hasto, mempersiapkan calon pemimpin dengan sekolah calon kepala daerah. Calon yang sudah diputuskan juga diumumkna melalui upacara khusus sebagai tanda bahwa semua calon harus berdedikasi untuk kepentingan rakyta.

"Bagi PDI Perjuangan, semua tahapan Pilkada merupakan pematangan proses konslolidasi demokrasi yanag menempatkan rakyat sebagai hakim tertinggi dan pengambil keputusan tertinggi. Dan PDI Perjuangan menyatu dengan semua kehendak rakyat itu. Ini adalah pemilu rakyat Indonesia," tegas Hasto.

(Kiri ke kanan) Ketua Umum TMP Maruarar Sirait,  Mendagri Tito Karnavian dan Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi pada Webinar Nasional Keempat TMP,  Minggu (9/8/2020) malam.
(Kiri ke kanan) Ketua Umum TMP Maruarar Sirait, Mendagri Tito Karnavian dan Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi pada Webinar Nasional Keempat TMP, Minggu (9/8/2020) malam. (ist)
Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved