Sabtu, 9 Mei 2026

Polri Akan Gandeng Youtuber Sosialisasikan Program Korlantas Khususnya Tentang Covid-19

Polri akan menggandeng Youtuber dalam mensosialisasikan program-program Polantas khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Tayang:
Istimewa
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggandeng Youtuber dalam mensosialisasikan program-program Polantas khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Diharapkan hal ini mampu memberikan pencerahan dan pemahaman tentang perlunya masyarakat turut andil dalam mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan, kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (kamseltibcar lantas).

"Hal terpenting memperingati Hari Lalu Lintas ke 65 ditengah keprihatinan kita bersama adanya pandemi Covid-19 ini adalah mensosialisasikan program-program Polantas, serta melakukan bakti sosial dan bakti masker. Untuk itu, kami akan melibatkan beberapa Youtuber dari berbagai daerah untuk terlibat dalam kegiatan ini," ujar Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono, Rabu (9/9/2020).

Baca: Cegah Klaster Baru Covid-19 Saat Pilkada Serentak 2020, Polri Keluarkan Surat Telegram

Hal ini juga sesuai dengan surat telegram yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Azis bernomor ST/2607/IX/OPS.2./2020 itu diterbitkan pada 7 September 2020 poin keempat yaitu Melakukan kembali sosialisasi penerapan protokol kesehatan secara masif dengan melibatkan influencer, youtuber, artis, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lain-lain yang membumi (diterima/didengar oleh masyarakat sekitar) dengan menggunakan pendekatan secara formal maupun informal.

Menurut Istiono, cara ini sangat efektif khususnya untuk menjangkau kalangan millenial.

"Sebagai contoh, misal kita berkolaborasi dengan Raffi Ahmad, dia memiliki 16,5 juta subscriber atau langganan dengan follower atau pengikut Instragram 42,4 juta. Sinergitas kolaborasi seperti ini akan mampu menyasar generasi muda maupun kalangan masyarakat yang aktif bersosial media melalui youtube," katanya.

Menurut Istiono, Kepolisian tidak boleh ketinggalan zaman, harus selalu kreatif agar penanaman program-program Polantas semakin membumi.

Oleh karena itu pentingnya berkolaborasi bersama para Youtuber dengan harapan bisa semakin meramaikan dunia media sosial dengan konten bermanfaat.

Baca: Polri: Pemeriksaan Hadi Pranoto Belum Selesai karena Mengeluh Kurang Sehat

Apa lagi, katanya, saat ini ada peningkatan 25 juta jumlah pengguna internet di Indonesia dari tahun 2019 ke tahun 2020, yakni menjadi 175,4 juta pengguna internet.

Sebanyak 160 juta di antaranya aktif di media sosial, seperti youtube, instagram, twitter, maupun facebook.

"Langkah kreatif ini diharapkan agar Polantas bisa tetap lebih dekat dengan masyarakat. Mengingat saat ini masyarakat Indonesia, khususnya generasi millenial lebih senang menyaksikan video dibandingkan membaca," kata Istiono.

Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 65, Korlantas Polri menyelenggarakan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini adalah implementasi polisi lalu lintas (Polantas) yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter).

Istiono mengatakan bahwa penekanannya adalah penyelenggaraan tugas-tugas kepolisian yang mampu mengangkat harkat dan martabat manusia sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban dan pejuang kemanusiaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved