Virus Corona
Doni Monardo: Terkendala Teknis Ruang Isolasi Mandiri Wisma Atlet Baru Beroprasi Hari Ini
"Seyogyanya flat isolasi mandiri ini sudah bisa ditempati hari Selasa yang lalu. Namun karena alasan teknis baru bisa dimulai hari ini," kata Doni.
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo mengatakan ruang isolasi mandiri di RS Darurat Wisma Atlet sudah bisa digunakan per hari ini Sabtu, (12/9/20220).
Penyiapan ruang isolasi mandiri di tower 4 dan 5 RS Darurat Wisma Atlet tersebut hasil kerjasama TNI, Kementerian BUMN, dan Kementerian PUPR.
"Seyogyanya flat isolasi mandiri ini sudah bisa ditempati pada hari Selasa yang lalu. Namun karena alasan teknis baru bisa dimulai pada hari ini," kata Doni dalam konferensi pers di RS Wisma Atlet Jakarta, Sabtu, (12/9/2020).

Dengan tersedianya flat isolasi mandiri tersebut diharapkan dapat membantu perawatan mereka yang positif Covid-19 tanpa gejala.
Terutama mereka yang tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.
"Dengan demikian kita bisa mengurangi kesulitan masyarakat terutama bagi mereka yang positif Covid-19 tapi fasilitas yang ada di perumahan tidak memadai untuk melakukan isolasi mandiri," ujarnya.
Sebelumnya Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Wapangkogasgabpad) Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet (RS Wisma Atlet) Brigjen TNI M Saleh Mustafa mengungkapkan telah menyiagakan 400 tenaga kesehatan yang ditugaskan di Flat Isolasi Mandiri tersebut.
Sebanyak 400 tenaga kesehatan tersebut, kata Saleh, berasal dari TNI, Polri, Kemenkes, dan relawan.

Saleh menjelaskan tugas para tenaga kesehatan di Flat Isolasi Mandiri yang terletak di tower 4 dan 5 RS Wisma Atlet tersebut berbeda dengan mereka yang bertugas di tower 6 dan 7 rumah sakit.
Penanganan medis di Flat Isolasi Mandiri RS Wisma Atlet, kata Saleh, lebih sederhana karena tidak ada ICU dan HCU.
Meski pemberian obat-obatan kepada pasien tanpa gejala yang dirawat di Flat Isolasi Mandiri RS Wisma Atlet akan tetap sama dengan pasien yang dirawat di tower lainnya.
"Berbeda dengan tower 6 dan 7 yang digunakan sebagai RSCD Wisma Atlet, makanya untuk Tower 4 dan 5 di sebut Flat Isolasi Mandiri. Penanganan medisnya lebih sederhana karena tidak ada ICU dan HCU. Pemberian obat-obatan tetap sama," ucap Saleh.
Saleh juga menjelaskan mundurnya waktu operasional Flat Isolasi Mandiri yang semula direncanakan pada Selasa (8/9/2020) diakibatkan sejumlah hal.
"Kesiapan AC dan beberapa perbaikan instalasi, serta pemenuhan linen dan aminitis sedikit terlambat," tambah Saleh.