Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

Doni Monardo: Terkendala Teknis Ruang Isolasi Mandiri Wisma Atlet Baru Beroprasi Hari Ini

"Seyogyanya flat isolasi mandiri ini sudah bisa ditempati hari Selasa yang lalu. Namun karena alasan teknis baru bisa dimulai hari ini," kata Doni.

TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Dr. Drs. H.M. Jusup Kalla dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo menghadiri Peringatan 25 Tahun Pengabdian Alumni Akabri 95 secara virtual, bertempat di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (26/7/2020). Reuni Perak yang mengusung tema Dengan Semangat 25 Tahun Pengabdian Akabri 1995, Kita Mantapkan Solidaritas dan Sinergitas TNI-Polri Dalam Pengabdian kepada Masyarakat dan Negara, dilaksanakan secara virtual dari 45 lokasi yaitu 31 Kabupaten/Kota wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan 14 kota di luar negeri yaitu Singapura, Philipina, Vietnam, China, Korsel, Bangladesh, Pakistan, Iran, Saudi Arabia, Perancis, Italia, Spanyol, Belanda dan Lebanon. TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo mengatakan ruang isolasi mandiri di RS Darurat Wisma Atlet sudah bisa digunakan per hari ini Sabtu, (12/9/20220).

Penyiapan ruang isolasi mandiri di tower 4 dan 5 RS Darurat Wisma Atlet tersebut hasil kerjasama TNI, Kementerian BUMN, dan Kementerian PUPR. 

"Seyogyanya flat isolasi mandiri ini sudah bisa ditempati pada hari Selasa yang lalu. Namun karena alasan teknis baru bisa dimulai pada hari ini," kata Doni dalam konferensi pers di RS Wisma Atlet Jakarta, Sabtu, (12/9/2020).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo berbincang dengan redaksi Tribun Network di Jakarta, Senin (7/9/2020). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo berbincang dengan redaksi Tribun Network di Jakarta, Senin (7/9/2020). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA (TRIBUN/DANY PERMANA)

Dengan tersedianya flat isolasi mandiri tersebut diharapkan dapat membantu perawatan mereka yang positif Covid-19 tanpa gejala.

Terutama mereka yang tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. 

"Dengan demikian kita bisa mengurangi kesulitan masyarakat terutama bagi mereka yang positif Covid-19 tapi fasilitas yang ada di perumahan tidak memadai untuk melakukan isolasi mandiri," ujarnya.

Sebelumnya Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Wapangkogasgabpad) Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet (RS Wisma Atlet) Brigjen TNI M Saleh Mustafa mengungkapkan telah menyiagakan 400 tenaga kesehatan yang ditugaskan di Flat Isolasi Mandiri tersebut. 

Sebanyak 400 tenaga kesehatan tersebut, kata Saleh, berasal dari TNI, Polri, Kemenkes, dan relawan.

Sejumlah petugas medis saat bersiap untuk merawat pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). Rencananya pemerintah akan  membuka Tower 5 atau menara tambahan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran untuk tempat isolasi dan pengobatan pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG. Tribunnews/Jeprima
Sejumlah petugas medis saat bersiap untuk merawat pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). Rencananya pemerintah akan membuka Tower 5 atau menara tambahan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran untuk tempat isolasi dan pengobatan pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Saleh menjelaskan tugas para tenaga kesehatan di Flat Isolasi Mandiri yang terletak di tower 4 dan 5 RS Wisma Atlet tersebut berbeda dengan mereka yang bertugas di tower 6 dan 7 rumah sakit.

Penanganan medis di Flat Isolasi Mandiri RS Wisma Atlet, kata Saleh, lebih sederhana karena tidak ada ICU dan HCU.

Meski pemberian obat-obatan kepada pasien tanpa gejala yang dirawat di Flat Isolasi Mandiri RS Wisma Atlet akan tetap sama dengan pasien yang dirawat di tower lainnya. 

"Berbeda dengan tower 6 dan 7 yang digunakan sebagai RSCD Wisma Atlet, makanya untuk Tower 4 dan 5 di sebut Flat Isolasi Mandiri. Penanganan medisnya lebih sederhana karena tidak ada ICU dan HCU. Pemberian obat-obatan tetap sama," ucap Saleh. 

Saleh juga menjelaskan mundurnya waktu operasional Flat Isolasi Mandiri yang semula direncanakan pada Selasa (8/9/2020) diakibatkan sejumlah hal. 

"Kesiapan AC dan beberapa perbaikan instalasi, serta pemenuhan linen dan aminitis sedikit terlambat," tambah Saleh.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan